Rasus dan Srintil? siapakah mereka? hahahaha, mereka adalah dua orang tokoh dalam novel kegemaran saya: "Ronggeng Dukuh Paruk" karya sang maestro Ahmad Thohari. Entah berapa puluh kali sudah saya membaca novel itu, tapi tetap saja saya tak pernah merasa bosan.
Sebenarnya, novel tersebut adalah trilogi dari 3 buah judul novel yang di bukukan kembali setelah mengalami penyensoran selama masa orde baru karena di anggap kontroversial. Segi yang dianggap kontriversial tersebut tentu saja kisah tentang para tahanan politik yang terlibat dalam peristiwa gerakan 30 September 1995 yang hingga kini masih menjadi isu yang belum memiliki titik kejelasannya.
Kembali ke nama tokoh Rasus dan Srintil, mengapa saya mengambil link di blog saya dengan nama itu? hmm, satu alasan saya rasa sudah cukup untuk menjawabnya: Rasus dan Srintil dalam penokohan di novel Ronggeng Dukuh Paruk (RDP) adalah kedua tokoh yang sebenarnya mewakili karakter sebagian besar manusia Indonesia pada jaman tersebut yang lugu dan jujur (setidaknya itu yang saya lihat). Rasus adalah seorang lelaki muda kelahiran sebuah pedukuhan tertinggal bernama Dukuh Paruk yang merasa jadi anak yang paling malang karena semenjak berusia 3 tahun Dia tak pernah melihat Ibunya yang turut menjadi korban musibah keracunan tempe bongkrek (makanan tradisional dari semacam ampas singkong) yang menimpa pedukuhannya itu. Nah, Si Rasus kecil merasa menemukan sosok pengganti Emaknya yang hilang itu pada diri seorang gadis kecil bernama: Srintil, seorang gadis yang menjadi teman bermainnya. Karena perasaan Rasus pada Srintil yang begitu dalam (melebihi perasaan seorang kekasih?) maka hatinya begitu hancur ketika Dukuh Paruk menobatkan Srintil menjadi seorang "Ronggeng" yang berarti (pada masa itu) menjadi perempuan milik umum, yang dapat "di nikmati" siapa saja yang memiliki uang. Singkat cerita Rasus yang kecewa, kabur dari pedukuhannya untuk kemudian nasib membawanya menjadi seorang tentara dan berpisah dengan Srintil yang telah sah menjadi seorang Ronggeng, seorang perempuan milik umum yang menurut Rasus tak lagi dapat mewakili sosok Emaknya. Nah, disinilah kisah itu semakin menarik dan percaya deh, sekali membaca novel ini kisahnya akan membekas di hati anda.... hehehehehe......
Mau tau kelanjutannya? baca sendiri deh..... :D. yang jelas, ceritanya sangat MENARIK dan sangat DIREKOMENDASIKAN, hehehe, Rasus dan Srintil, wajah wajah Indonesia.......Download Ebook Novel Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk, disini:
http://www.4shared.com/dir/-z3WL8Gi/Ahmad_Thohari__Ronggeng_Dukuh_.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar