Tampilkan postingan dengan label Musik/ Grunge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Musik/ Grunge. Tampilkan semua postingan

4.04.2011

Surat bunuh diri kurt cobain;

Dalam versi aslinya:

To Boddah
Speaking from the tongue of an experienced simpletion who obviously would rather be an emascluated, infantile complain-ee. This note should be pretty easy to understand. All the warnings from the punk rock 101 courses over the years, since my first introduction to the, shall we say, ethics involved with independence and the embracement of your community has proven to be very true . I haven't felt the excitement of listening to as well as creating music along with reading and writing for too many years now. I feel guilty beyond words about about these things. For example when we're backstage and the lights go out and the manic roar of the crowd begins, it doesn't affect me the way in which it did for Freddy Mercury, who seemed to love, relish in the love and adoration from the crowd, which is something I totally admire and envy. The fact is, I can't fool you, any one of you. It simply isn't fair to you or me. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it and pretending as if I'm having 100% fun. Sometimes I feel as if I should have a punch-in time clock before I walk out on stage . I've tried everything within my power to appreciate it (and I do, God believeme I do, but it's not enough). I appreciate the fact that I and we have affected and entertained a lot of people. I must be one of those narcissists who only appreciate things when they're gone. I'm too sensitive. I need to be slightly numb in order to regain the enthusiasm I once had as a child. On our last 3 tours, I've had a much better appreciation for all the people I've known personally and as fans of our music, but I still can't get over the frustration, the guilt and empathy I have for everyone. There's good in all of us and I think I simply love people too much, so much that it makes me feel too fucking sad. The sad little sensitive, unappreciative, Pisces, Jesus man. Why don't you just enjoy it? I dont know! I have a goddess of a wife who sweats ambition and empathy and a daughter who reminds me too much of what I used to be , full of love and joy , kissing every person she meets because everyone is good and will do her no harm. And that terrifies me to the point where I can barely function. I can't stand the thought of Frances becoming the miserable, self-destructive, death rocker that I've become. I have it good, very good, and I'm grateful, but since the age of seven, I've become hateful towards all humans in general. Only because it seems so easy for people to get along and have empathy. Only because I love and feel sorry for people too much I guess. Thank you all from the pit of my burning, nauseous stomach for your letters and concern during the past years. I'm too much of an erratic, moody, baby! I don't have the passion anymore, and so remember, it's better to burn out then to fade away. Peace, Love, Empathy Kurt Cobain Frances and courtney, I'll be at your altar. Pleas keep going Courtney, for Frances. For her life, which will be so much happier without me. I LOVE YOU, I LOVE YOU!

R.I.P. Kurt


Artinya kira2 begini:
“Karena ditulis oleh seorang yang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak-kanakan. Surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun. Setelah perkenalan pertamaku dengan, mungkin bisa dibilang nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti dengan tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis. Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap dibelakang panggung dan lampu-lampu dmulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku, laiknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. Semuanya saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di atas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung. Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, tuhan percayalah bahwa aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenagan yang kupunya ketika kecil. Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagai penggemar, tapi aku tetap tidak bisa lepas dari rasa frustasi, perasaan bersalah pada diriku sendiri, dan empatiku pada semua orang. Semua orang punya sisi baik dan miliku adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang. Saking cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah jesus man, seorang pices yang lemah, peka, tidak tahu terima kasih, dan sedih. Kenapa kamu nggak menikmatinya saja? Nggak tahu. Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia temui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker yang busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang. Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul,dan berempati. Empati! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angina-anginan dan plin-plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis, dari pada memudar.”

Peace, Love, Empahty
kurt Cobain

Frances and Courtney, I'll be at your alter.
Please keep going Courtney, for Frances.
For her life, which will be so much happier without me.

I LOVE YOU, I LOVE YOU..!!

2.20.2011

Hari ini (20 Februari 2011) 44 tahun lalu (20 Februari 1967)


Kurt Cobain



Kurt Cobain lahir di rumah sakit umum Gray's Harbor pada tanggal 20 Februari 1967, hidup dan dibesarkan di pinggiran kota Seattle, dengan nama Kurt Donald Cobain.
Masa kecil hidupnya pada awalnya cukup menyenangkan, sesuai dengan hidup kebanyakan anak kecil pada masanya. Orang tuanya sendiri termasuk tipikal common people di Amerika, pekerja kelas menengah, dengan gaya hidup biasa, dandanan biasa ... seperti ayahnya yang selalu bergaya ala Buddy Holly. Pada intinya salah satu fase Kurt masa kecil adalah Kurt yang bahagia yang doyan musik pop dan hal hal populer lainnya. Namun dalam keluarga besar Kurt sendiri sudah membawa benih benih suicide. Beberapa kerabatnya, salah satunya yaitu paman Kurt sendiri meninggal dengan cara menembak kepalanya dengan shoot gun. Dan kelak fenomena ini dikatakan oleh Kurt sebagai suicide gen.

Keluarga Kurt Cobain ini kemudian mengalami perceraian, sebuah fenomena besar yang cukup mengubah kejiwaan Kurt Cobain secara mendalam. Bahkan sebelumnya Kurt dan adik perempuannya Kimberly sering menyaksikan ayah dan ibunya bertengkar. Hal-hal tersebut berimbas kepada kejiwaan Kurt kecil, dimana kemudian ia memendam traumatis mendalam terhadap ayahnya [kelak terdapat sebuah lagu Nirvana tentang ayah Kurt yaitu Been a Soon], dan juga menderita apa yang sering dibilang orang psikologi Histeria Complex. Bagi seorang penderita trauma kejiwaan seperti ini, akan sangat wajar jika kemudian Kurt di masa depannya sering berbohong baik kepada publik maupun secara personal. Karena kebohongan ini adalah salah satu self defense mechanism dari dirinya. Salah satu lagu Nirvana yang benar benar mencerminkan trauma mental Kurt yaitu Lithium dan juga Rape Me.

Disinilah Kurt mulai mengalami manic depressive, lebih pendiam, tertutup [dimana dia lebih banyak terbuka untuk berbicara hanya kepada beberapa teman terdekatnya salah satunya Kris Novoselic, bassistnya Nirvana sekaligus teman SMA dan juga kepada Puff, kucing hitam piaraannya yang kemudian hilang]. Dan ketika menginjak remaja, Kurt mulai mengalami masa masa berantakan dalam hidupnya. Ia memang tinggal dengan ibunya, namun lebih sering lagi tinggal bersama teman-temannya dalam sebuah rumah kontrakan kumuh di pinggiran kota Seattle. Ia sendiri adalah seorang yang putus sekolah. Ia menghabiskan hari dengan bercanda bersama teman temannya, mabuk dengan menggunakan berbagai hal hal yang ditemuinya, serta bekerja sebagai pembersih kolam renang dan kandang anjing. Kurt yang mulanya adalah seorang poppies, kemudian mulai mendengarkan musik metal sebagai bentuk sublimasi kemarahannya. Dan di kemudian hari karena berbagai hal, ia membenci musik metal dan kemudian terjebak untuk hidup bohemian di kultur punk. Berbagai pengaruh musik dalam hidupnya seperti hal-hal sentimentil ala poppies, distorsi berat dan kemarahan ala metal, dan pemberontakan serta kebebasan ala kaum punk, yang di kemudian hari mengental dalam lagu lagu Nirvana, dan menjadi salah satu ciri khas yang memaksa kaum kritisi musik Inggris menyebutnya sebagai "grunge". Dan di buku More Than Noise - Philosophy of Punk, menuliskan bahwa Nirvana adalah produk akhir dari kultur punk yang sebenar benarnya.
Tetapi bakat seni yang mengalir dalam darahnya tidak pernah diam. Saat masih bersekolah dulu, Kurt selalu mendapat nilai yang baik untuk mata pelajaran seni. Bahkan ketika ia tinggal di sebuah rumah petak bersama pacarnya yang pertama yaitu Molly, ia selalu membuat artwork dan kolase yang ditempelkan di tembok-tembok rumah.Kurt ini emang terbilang aneh, yaitu kolase gambar gambar alien, ufo, potongan mayat, dll. Dan tidak jarang Molly suka iseng terhadap artwork-artwork Kurt yaitu dengan menambahkan pesan pesan pribadi dan sentimentil kedalam artwork Kurt seperti "wake up cutie, do washing & take our clothes to laundry, and don't forget ... tonight we must make love". Btw bakat seni inilah yang membuatnya tetap menulis lagu dan dimainkan bersama teman temannya. Kesempatan bermain pertama datang kemudian di salah satu bar kecil di pusat kota Seattle. Disini hanya 4 orang yang menonton Kurt, mereka bingung dengan apa jenis aliran musik yang Kurt bawakan, dan hanya bengong saja ketika Kurt melakukan aksi panggung yang di kemudian hari dikenal sebagai "stage diving" [melompat dari panggung dan buang diri kearah penonton].

Namun mereka tetap berniat untuk terus ngeband. Waktu itu Nirvana belum menjadi nama band mereka. Namun seringnya mereka bermain, salah satunya di Olympia Stadium di pusat kota Seattle, cukup membesarkan mereka.Disinilah mereka pernah hampir main bareng Van Halen, namun Kurt terlanjur kurang suka sama Van Halen karna dulu dia pernah meminta Eddie untuk jam session dengannya tapi tidak ditanggapi.

Mereka lalu mulai seruis mencari nama band, ketika seorang produser dari Sub Pop Record menawarkan untuk membidani kelahiran album mereka. Dan Kurt lah yang mengusulkan nama Nirvana, yang merupakan bentuk ketertarikannya terhadap pemahaman Buddha. Sekedar catatan juga bentuk lain ketertarikannya terhadap paham Buddha itu, yaitu ia menamakan teman imajinernya Boddhah. Tapi bukan Kurt namanya kalo gak doyan becandaan dengan nama dan istilah. Bahkan ketika album mereka selesai direkam dan dimixing, saat itulah kurt mendapatkan nama buat judul albumnya yaitu Bleach. Nama Bleach ini jangan dianggap serius artinya, karena hanya sebuah tulisan di signboard yang dibaca Kurt sewaktu mereka melakukan perjalanan ke Washington bersama band nya.

Yang jelas semenjak album Bleach lahir, perhatian dunia mulai beralih ke dirinya, dan kurt kemudian semakin dalam terjun dalam kehidupan punk. Pada fase ini, Kurt putus dengan Molly. Kalo boleh disimpulkan, sebenarnya Molly adalah tipe perempuan yang merupakan selera kurt dalam segala hal, kecuali bahwa Molly sebelumnya tidak pernah mengalami kehidupan berantakan seperti hidupnya. Dan perbedaan ini cukup signifikan bagi hubungan mereka, sampai akhirnya putus.
Pasca berakhirnya hubungan kurt dengan Molly, ada sebuah ilusi dalam pikiran bawah sadar Cobain yang seakan berbisik bahwa ia harus mendapatkan perempuan yang lebih baik dari Molly dalam artian seseorang yang juga bohemian. Dan ilusi ini terwujud dalam sosok perempuan vokalisnya band punk rock cewek yaitu Bikini Kill.

Namun imbas Kurt menjadi artis terkenal dan pemikiran pemberontakan ala punk, kemudian berakibat juga kepada hubungannya dengan pacarnya. Seperti kita tahu bahwa Nirvana dalam album Nevermind sangat meledak dan mendunia, sementara pemikiran punk itu sangat anti kapitalis, dan ditambah pacar kurt saat itu bisa dibilang fanatik terhadap ideologi punk.

Pertemuan pertama Kurt dengan Courtney Love terjadi pada salah satu tur Nirvana. Disitu Hole [bandnya Courtney] tampil sebagai pembuka. cara mereka kenalan bisa dibilang sangat unik, dimana Kurt yang punya badan kurus itu harus "bergulat" melawan Courtney yang badannya lebih bongsor ketimbang Kurt, saat mereka bercanda di backstage. Dan disitu Kurt berantem ala wrestling sama Courtney, hanya untuk bisa kenalan aja.
Anyway... masa-masa Kurt Cobain ngejar Courtney ini menjadi salah satu awal penyebab bentrok personal antara Kurt & Nirvana versus Billy Corgan dan Smashing Pumpkins. Hal ini karena kurt yang benar-benar jatuh cinta dengan Courtney [dimulai semenjak Cobain pertama kali nonton video stripteasenya Courtney] disisi lain kurt harus jadi rivalnya Billy Corgan yang duluan kenal Courtney dan pengen ngejadiin Courtney sekedar grupisnya Smashing Pumpkins. Dan Courtney ini sebenarnya gak jauh beda sama Molly, kecuali dalam hal bahwa Courtney Love pernah ngalamin kehidupan berantakan yang kurang lebih sama kayak hidupnya Cobain. Dan persamaan inilah yang bikin Kurt merasa benar-benar diterima seutuhnya sebagai manusia. Semenjak saat itu mereka emang pacaran, dan kadang cara-cara mereka berkomunikasi itu sangat aneh. cara mengungkapkan perasaan mereka sangat aneh,menukarkan potongan rambut & surat cinta adalah ciri khas dari hubungan mereka. Bahkan keanehan keanehan hubungan mereka ini berlanjut juga saat mereka menikah. Cobain pernah mengatakan saat diinterview oleh sebuah majalah "Courtney is the greatest bitch that i wanna fuck everyday". Ini adalah salah satu cara Kurt untuk bilang kalau dia akan menikahi Courtney secara resmi.

Dan memang Courtney ini menyita perhatian Kurt. Saat mereka menikah, di salah satu tur Nirvana, di kamar hotel pasca manggung. Disitu Kurt mengusir semua temannya yang berniat mengajak Kurt mabuk dengan heroin, bahkan juga cleaning service hotel yang akan bertugas terpaksa mengurungkan niatnya.karna sesuatu yg tertulis di depan pintu kamar hotel mereka yaitu "Do Not Ever Disturbed, We're Fuck... !!!"

Album In Utero merupakan sebuah perjalanan panjang dan penuh menyimpan transisi hidup Kurt. Dari bayi kecil yang penuh kemarahan dan berenang dalam dunia industri penuh gelimang uang [lihat sampul albumnya Nevermind] hingga kepada sebuah bentuk kedewasaan dan pengakuan diri Kurt yang tidak mampu melawan dunia, serta berharap untuk tidak pernah dilahirkan [lihat sampul albumnya In Utero]. Banyak lirik lirik keren dalam lagu lagu di album In Utero, kayak Lithium yang Berbicara soal manic depressive Kurt, Rape Me soal traumaticnya Kurt, dan salah satu yang paling jenius adalah Heartshaped Box. Heartshaped Box adalah cara paling aneh dan paling cerdas dari mengungkapkan rasa sayang Kurt terhadap Courtney. Bahkan dalam album ini, pada penggarapan video klip ada salah satu tata cara artistik baru dalam pengambilan gambar yang diperkenalkan oleh Kurt. Yaitu membenturkan diri ke kamera, atau lewat tali dan alat alat tertentu menarik kamera agar membentur dirinya.

Album ini meledak dan oleh kritikus musik disebut merupakan salah satu album paling jenius dalam sejarah musik. Sekaligus juga penanda mulai dekadensi Nirvana dalam sejarah musik mereka. Disini kecanduan heroin Cobain semakin parah, bahkan masuk level tak tersembuhkan. Tercatat disini ia mulai keluar masuk panti rehabilitasi, namun tetap gak sembuh sembuh. Ada satu hal yang lucu yang terjadi saat ia di panti rehab. Nirvana yang biasa jadi perusuh konsernya GNR bahkan sering ngerusakin alatnya GNR dan berkelahi dengan Axl dan Duff, saat mereka sama sama masuk di panti rehab, malahan bercanda bareng. Di samping itu traumatic mentalnya Kurt juga semakin meningkat karena ingatan-ingatan personal masa lalu yang selalu muncul saat Kurt menggunakan narkoba. Drugs don't works anymore ... and Drugs isn't heaven anymore ... Bahkan Kurt seringkali sensitif dalam hal hal kecil dalam kehidupan sehari hari. Contohnya saat tidak sengaja ia melihat seekor kucing hitam melintas di jalan, ia teringat kucingnya Puff, kucing piaraan sekaligus teman bicara di masa kecilnya yang hilang. Dan jika seperti ini, ia bisa merenung berjam jam dan inget masa masa lalu. Pada fase ini, Kris Novoselic dan Dave Grohl sudah mencium tanda bahwa Nirvana akan bubar. Dan memang semenjak ini Nirvana mengalami kemunduran dan puncaknya adalah saat Kurt meninggal.

Beberapa hari menjelang Kurt bunuh diri, dia menghilang, baik dari keluarganya [Courtney dan Frances Bean, anaknya], dari Nirvana, dan dari pers. Bahkan tidak hanya keluarga yang mencari keberadaan Kurt, Ironis nya orang yang pernah berseteru dengan Kurt yaitu Duff McKagan [bassistnya GNR] ikut membantu. Hingga kemudian mereka menemukan Kurt sudah menjadi mayat di rumahnya. Tata cara bunuh diri Kurt sendiri masih misterius.

Hari itu, 5 April 1994, di iringi lagu automatic for the people-nya R.E.M, dia menghisap Camel Light's nya yang terakhir. dan meminum beberapa teguk Barq's. Diluar mendung mulai tampak, seperti pertama kehadirannya didunia ini, 27 tahun,satu bulan, dan 16 hari yang lalu. Kurt mengambil kotak cerutunya dan mengeluarkan plastik kecil yang berisi heroin black tar ala meksiko seharga 100 dolar, merupakan sejumlah heroin yang banyak. dia mengambil setengahnya dan meletakkannya diatas sendok. secara cermat dan ahli, Kurt menyiapkan heroin dan alat suntiknya, menyuntikan nya diatas tato huruf "K". Dia meletakkannya kembali ke kotak dan merasakan dirinya terbang. dengan nafas yang terasa semakin berat, kurt bergegas meraih senapannya, dan mengarahkannya tepat diatas langit-langit mulutnya. ini mungkin akan sangat keras dan menyakitkan, tapi dia sangat yakin akan hal itu, Dan kemudian dia pergi

Saat jasadnya ditemukan pada tanggal 8 April 1994, jasad Kurt sudah membusuk, salah satu sisi tengkoraknya hancur lebur oleh peluru kaliber 9 mm, dan wajah tampannya hampir tidak bisa dikenali lagi. Namun yang jelas kematiannya tidak hanya membuat Courtney Love meraung raung diatas jasadnya, namun juga semua orang orang terdekat Kurt juga kehilangan. Dari kedua orang tua Kurt, adik perempuannya Kim, kemudian Kris Novoselic, Dave Grohl dan kawan kawan, serta mantan pacar Kurt yaitu Molly yang datang dan berduka di upacara pemakaman Kurt Cobain. Bahkan disini Kris Novoselic sempat mengatakan sebuah pidato singkat pelepasan yang intinya mengenang kurt. Kata-kata Kris Novoselic yang terkenal ini yaitu "If You Have a Heart and You can play guitar, Then I'ts gonna be a great song". Kemudian kata kata inilah yang jadi quote memorial terhadap karir musik Kurt Cobain. Bahkan pasca meninggalnya Cobain ini, banyak remaja di berbagai belahan dunia yang selain berduka, juga ikutan bunuh diri karena mereka merasa kehilangan pahlawan mereka. Tercatat paling banyak di Australia, dimana hampir sekitar 1000 remaja bunuh diri dalam kurun waktu sebulan semenjak Cobain meninggal.

Kurt juga meninggalkan surat terakhirnya yang dtujukan untuk para fans, Nirvana, teman, Courtney Love dan Francess Been tentunya.
sebenarnya Kurt menulis 2 surat, tapi hanya 1 surat yang dipublikasikan

“Karena ditulis oleh seorang yang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak-kanakan. Surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun. Setelah perkenalan pertamaku dengan, mungkin bisa dibilang nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti dengan tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis. Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap dibelakang panggung dan lampu-lampu dmulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku, laiknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. Semuanya saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di atas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung. Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, tuhan percayalah bahwa aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenagan yang kupunya ketika kecil. Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagai penggemar, tapi aku tetap tidak bisa lepas dari rasa frustasi, perasaan bersalah pada diriku sendiri, dan empatiku pada semua orang. Semua orang punya sisi baik dan miliku adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang. Saking cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah jesus man, seorang pices yang lemah, peka, tidak tahu terima kasih, dan sedih. Kenapa kamu nggak menikmatinya saja? Nggak tahu. Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia temui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker yang busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang. Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul,dan berempati. Empati! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angina-anginan dan plin-plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis, dari pada memudar.”

Peace, Love, Empahty
kurt Cobain

Frances and Courtney, I'll be at your alter.
Please keep going Courtney, for Frances.
For her life, which will be so much happier without me.

I LOVE YOU, I LOVE YOU..!!

Pada kematian Cobain, teori konspirasi yang berkembang adalah ia
dibunuh oleh Courtney Love, istrinya sendiri. Vokalis grup musik grunge
perempuan Hole itu memang dalam posisi kurang menguntungkan.

Love saat itu tengah berselisih dengan Cobain yang berencana
menceraikannya. Love dicurigai takut kehilangan warisan Cobain yang
sedang berjaya.

Spekulasi lain menyebutkan, Cobain dibunuh oleh sejumlah pelaku
industri rekaman yang banyak menaungi kepentingannya. Di antaranya
adalah Geffen Records. Mereka, konon, sengaja membunuh Cobain demi
menciptakan seorang rock hero baru.

Cobain ditemukan tewas di rumahnya di Lake Washington dengan sepucuk
pistol di sampingnya. Analisis polisi mengungkap, Cobain bersembunyi di
sudut flat, mengambil pistol, memasukkan benda itu ke ke mulutnya, dan
dor…! menekan pelatuknya.....

(dari berbagai sumber)

12.07.2010

Kurt Donald Cobain (1967-1994): Kisah dan akhir hidup seorang fenomena (Part I)

 Kurt Donald Cobain, atau yang lebih populer dengan Kurt Cobain. Siapa yang tak kenal nama yang satu ini? vokalis dan pentolan grup musik yang hampir menjadi legenda, Nirvana ini meninggal dengan lobang menganga akibat tembakan senapan di kepalanya pada usia 27 tahun, sebuah usia yang sangat muda dan terjadi dimana Ia bersama kedua rekannya di Nirvana: Krist Novoselic dan Dave Grorhl, melakukan pencapaian yang luar biasa di dunia industri musik. Ketika itu Nirvana bersama Kurt Cobain menjadi sebuah fenomena di awal 1990-an, ketika mereka menghentak dunia dengan musik dan sound yang ketika itu tergolong 'aneh' dan jarang terdengar kecuali di kalangan underground. sound musik mereka yang kasar dan lirik lagu yang tak jauh berbeda, dengan balutan distorsi gitar di sepanjang lagu2 mereka, plus ulah nyentrik sang vokalis ternyata mendapat sambutan luar biasa di kalangan anak muda di amerika serikat, dan di kota Seattle pada khususnya yang dikemudian hari menjadi tempat lahir dan pusat dari apa yang kemudian terkenal dengan sebutan: Seattle Sound.

 Kembali kepada pribadi sang fenomena, Kurt Cobain. Kurt lahir di Aberdeen, sebuah kota yang khas dengan industri penggergajian di negara bagian Washington, 20 Februari 1967. Sejak kecil ia sudah memperlihatkan berbagai bakat dan kecerdasan, baik di bidang olahraga maupun seni. Kurt masuk dalam tim bisbol dan gulat di sekolah. Dia juga sangat menyukai dan menonjol dalam pelajaran seni dan melukis, kelak bakatnya itu akan melahirkan beberapa karya amatir dan mewarnai perjalanan hidupnya.
Kehidupannya berjalan sebagaimana bocah lain seumurannya, bahagia dan menyukai hal hal populer, tetapi semuanya berubah drastis sejak perceraian kedua orang tuanya, ketika ia berusia sembilan tahun. Peristiwa itu menjadi bencana emosional terbesar dalam hidupnya. Kurt jadi membenci kedua orang tuanya. Apalagi ketika ayahnya menikah lagi dan ibunya berpacaran dengan pemuda yang umurnya hanya tujuh tahun lebih tua darinya. Peristiwa itu mengubah Kurt menjadi sosok pemurung, tertutup, dan berandal. Kurt kemudian mulai berkenalan dengan dunia obat-obatan, keluar dari rumah, hingga akhirnya putus sekolah.
Perkenalannya dengan Krist Novoselic (kelak menjadi teman paling dekat dan Bassisnya di Nirvana) mengubah jalan hidupnya, keduanya sepakat membentuk sebuah band rock bersama kedua teman lainnya, lahirlah Nirvana.
 Pada awal berdirinya, sebagai band baru nirvana seringkali harus menempuh ratusan bahkan ribuan mil melalui jalan darat hanya untuk mempromosikan album barunya (Bleach, rilis 1989), bukan hanya itu, sambutan dan tanggapan penonton mereka pun tak sepadan dengan pengorbanan tersebut. Tapi kelak akan terbukti bahwa kerja keras mengubah nasib mereka, setelah bleach lumayan sukses di pasaran, album kedua mereka Nevermind (rilis September 1991) menggoncang dunia musik tak hanya di Amerika teapi juga di seluruh dunia, hits andalan "Smells Like Teen Spirits" sukses memuncaki berbagai tangga lagu top di berbagai negara, termasuk di tangga lagu bilboard mengalahkan legenda pop yang sedang dalam masa kejayaannya; Michael Jackson.
 Kesuksesan dan popularitas Nirvana benar benar melejit bak meteor, namun kehidupan para personilnya, terutama sang vokalis, Kurt pun ikut terkena imbas negatifnya, ketergantungannya terhadap obat obatan terlarang terutama heroin semakin menjadi jadi,  ketika semua orang mencintai musik dan dirinya, satu satunya yang tidak dapat mencintai semua itu adalah dirinya sendiri. Kurt sering diberitakan menghilang, dan konser konser nirvana terpaksa di batalkan. pernikahannya bersama Courtney Love (vokalis dan pentolan Hole) tidak dapat membuatnya berubah, bahkan kelahiran putrinya Frances Bean Cobain, tidak mampu membuatnya sembuh dari depresi dan ketergantungan terhadap obat obatan terkutuk itu.
Peran media terhadap kondisi kejiwaan Kurt tak dapat di lepaskan begitu saja, pemberitaan mereka terhadap kehidupan pribadi pasangan Kurt- Courtney yang seringkali keterlaluan membuat keadaan kejiwaan kurt semakin labil dan akibatnya ia mengalami semacam paranoia, terutama ketika media memberitakan tentang kondisi kesehatan Frances yang sebenarnya baik dan sangat sehat meskipun kedua orang tuanya mereka masuk dalam program rehabilitasi untuk orang yang kecanduan.
 Dan kemudian datanglah berita yang menyesakkan itu: di awal April 1994, Kurt ditemukan bunuh diri di rumahnya dengan meledakkan kepalanya sambil mengonsumsi obat-obatan , setelah beberapa hari sebelumnya kabur dari rumah sakit di Los Angeles, tempat ia dirawat untuk mengatasi kecanduannya. di dekat jasadnya di temukan surat wasiat yang di tinggalkannya bersama sebuah senapan dan bekas heroin.
Terlepas dari apakah benar Kurt meninggal bunuh diri ataukah di bunuh menjadi sebuah misteri yang tak terungkap sampai saat ini. berbagai karya dan penyelidikan yang di lakukan tak dapat mengungkap secara pasti sebab kematiannya tersebut, tapi suatu hal yang pasti Kurt Cobain dengan Nirvana menjadi sebuah fenomena baru yang mendobrak dominasi dunia musik yang memberikan pengaruh yang tidak bisa di bilang kecil dalam dunia musik, dengan kata lain Kurt Cobain dengan Distorsi gitarnya, lirik liriknya, dan gayanya sendiri telah mampu memberikan sesuatu yang lain bagi dunia musik dan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang tak hanya musisi. 
 Ucapannya yang terkenal antara lain: " It's better to burn out than to fade away...." lebih baik padam daripada pudar, ya mungkin itu salah satu alasan mengapa Ia melakukan bunuh diri (apabila memang benar ia bunuh diri).
any way, setuju atau tidak setuju Kurt Donald Cobain adalah seorang legenda dalam dunia musik!.



(diambil dari berbagai sumber)

Grunge: Sebagai sebuah aliran musik

"Grunge" apa yang terlintas di benak kita ketika mendengar kata itu? Kurt Cobain? Nirvana? Musik dengan sound kasar? Seattle sound? atau apa?
Grunge, sebenarnya dapat diartikan berbeda, tergantung darimana kita mengambil sudut untuk menerjemahkannya. Untuk kali ini saya akan mencoba mengulas bagaimana grunge sebagai aliran musik muncul, dan memberikan warna lain bahkan fenomena dalam awal awal kemunculannya di jagat musik dunia.

Istilah GRUNGE muncul pertama kali pada awal tahun 90′an saat Nirvana melejit lewat singlenya Smeel Like Teen spirits. Grunge merupakan perpaduan antara Heavy Metal dengan Punk dengan dasar sound yang muncul ala the Stooges dan Black Sabbath. Meski suara gitarnya mirip musik metal 70′an, tetapi estetika Grunge jauh berbeda dari musik metal tsb. Lirik dan musiknya lebih mengarah ke punk dan idealisme indie seperti aliran American Hardcore awal ‘80an.
Berikut tiga band Grunge yang di nilai berpengaruh besar dalam perkembangan aliran musik tersebut yaitu diantaranya Nirvana, SoundGarden dan Pearl Jam(ketiganyaterbentuk di Seattle, Washington) yang kerap di jadikan acuan bagi pengusung grunge yang lain seperti Stone Temple Pilots, CandleBox, SilverChair, Everclear, Bush dan Seven Mary Three.

SOUND GARDEN


Meski dipengaruhi oleh blues rock Led Zeppelin dan rif-rif slow yang murung ala Black Sabbath, SoundGarden bukanlah band Metal. Musik mereka memiliki cita rasa punk seperti band D.I.Y lainnya dan sentuhan humor yang ironis serta cerdas khas band UnderGround Amerika dipertengahan’80an.Kekuatan Vocal Chris Cornel dan rif gitar Kim Thayil yang lebar menjadikan ciri utama musik SoundGarden. Ciri khas pula yang membawa mereka keluar dari jalur Underground dan menjadi band Grunge pertama yang masuk ke dapur rekaman berlabel indie, Sup Pop dan kemudian naik ke Major Label.Sejarah Soundgarden dimulai saat tiga sahabat dari lilinois yaitu Kim Thayil(Guitar), Hiro Yamamoto(Bass) dan Bruce Pavitt kuliah di Olympia, Washington tahun 1981. Ketimbang menyelesaikan kuliah, merekabertiga malah lebih suka bergelut di arena musik Underground di Washington. Pavitt yang tidak piawai main musik menjadi pendiri label Sub Pop.Yamamoto lalu membentuk band di tahun 1984 dengan teman sekamarnya yaitu Chris Cornell(Vocal) yang berasal dari Seattle dan pernah menjadi drumer dibeberapa band. Setelah Thayil dan Scot Sundquist(Drum) bergabung band itu pun lalu di beri nama SoundGarden. Dan pada tahun 1986 Scot keluar dari posisinya lalu diisi oleh Matt Cameron, Soundgarden kemudian merilis single Hunted Down di bawah label Sub Pop tahun 1987 sebelum merilis EP Screaming Life(1987) dan EP kedua FOPP(198  menjadi Hit di kalangan Underground sehingga mereka langsung dilirik pihak Major Label. Baru setelah merilis Ultramega OK(198  di bawah label indie SST, Soundgarden melompat ke perusahaan besar A&M Records dan merilis Louder Than Love(1989). Yamamoto kemudian keluar untuk meneruskan sekolahnya, padahal album Louder mendapat nominasi Grammy Award. Jason Everman, mantan drumer Nirvana sempat mengisi kekosongan sebelum Ben Shepard bergabung tahun 1990.
Setahun kemudian, album Badmotorfinger dirilis, meski di nilai bagus dan sempat mencetak beberapa hit, album ini kalah sukses dengan Nevermind milik Nirvana yang di rilis bersamaan. Oleh pihak A&M, Soundgarden lalu di pasarkan sebagai band metal dan mengikutkan mereka dalam tour Use Your Illusion Guns ‘N Roses. Andil mereka dalam tour G’NR ini terangkat. Kesuksesan album Temple of the Dog(tribut to Andrew Wood) yang di kerjakan oleh Cornell dan Cameroon bareng Pearl Jam juga membuat Soundgarden semakin populer. Puncaknya, album Superunknown(1994), terjual lebih dari tiga juta keping dan meraih dua Grammy lewat single Black Hole Sun. Tetapi sangat di sayangkan kolompok yang di kenal dengan anti drugs ini tidak bertahan lama. Setelah merilis Down on the Upside(1996) yang meraih platinum dengan hit Pretty Noose, dan tampil di Lollapalooza, mereka memutuskan bubar pada bulan April 1997. Kabarnya para personilnya Soundgarden sudah tidak lagi sepaham dan memilih untuk mengerjakan proyeknya sendiri-sendiri.

NIRVANA


Lewat album kedua mereka yang bertajuk “Nevermind” Nirvana dianggap berjasa dalam mempopulerkan punk, post punk dan indie rock sehingga aliran tsb menjadi mainstream di Amerika.Sound Nirvana sendiri mirip Black Sabbath dan Cheap Trick dengan pengaruh dari band-band indie rock seperti The Vaselines dan Meat Pupppets. Jadilah musik Nirvana yang berideologi indie dengan melodi pop dan distorsi heave metal.
Sejarah Nirvana di awali oleh pertemuan Kurt Cobain(Guitar/Vocal) dan Krist Novoselic(Bass) lewat Buzz Osboume(leader dari grup The Melvins) di Aberdeen(dekat Seattle) pada tahun 1985. Meski memiliki latar belakang keluarga yang berbeda(keluarga Krist cukup harmonis sedangkan orang tua Kurt telah bercerai), mereka sama-sama menyukai musik hardcore punk. Kurt yang pernah gabung dengan band Punk yang bernama Fecal Matter kemudian membentuk Stiff Woodies bersama Krist. Waktu itu Kurt main drum dan krist pegang bass. Posisi
Gitar dan vocal diisi oleh pemain tambahan sebelum Kurt memutuskan untuk menjadi gitaris sekaligus vocalis. Bersama drumer Aaron Burkhart, nama Stiff Woodies di ganti menjadi Skid Row, lalu di ubah lagi pada tahun 1987 menjadi Nirvana setelah setahun sebelumnya Aaron Burkhart keluar dan digantikan oleh Chad Channing. Nirvana kemudian membuat sepuluh demo bersama produser Jack Endino yang menawarkan demo tsb ke Jonathan Poneman, salah satu pendiri label Sub Pop(bareng Bruce Pavitt). Di bulan Desember 1988, Nirvana pun merilis single pertama lewat Sub Pop yang berjudul Love Buzz milik kelompok rock tahun 70′an asal Belanda, Shocking Blue. Single ini cukup sukses sehingga Nirvana langsung merilis debut album yang pertama yaitu Bleach(1989) dengan biaya hanya 600 dollar. Perlahan tapi pasti Bleach menjadi hit di radio-radio di kampus dan Nirvana secara konsisten mengadakan tur bersama gitaris kedua yaitu Jason Everman meski namanya di tulis di sampul kaset tetapi tidak main di satu lagupun. Jason kemudian meninggalkan Nirvana dan bergabung dengan Soundgarden kemudian Mindfunk.Bleach terjual sekitar 35.000 keping dan menjadi album favorit di kampus-kampus. Setelah merilis single Sliver, Dive bersama Butch Vig dan drumer Mudhoney, Dan Peters, Dave Grohl(eks hardcore band, Scream) masuk dan menjadi drumer tetap di Nirvana. Mereka lalu menggarap album keduanya yang bertajuk Nevermind di bawah label raksasa yaitu Geffen Records yang di rilis pada September 1991, setelah tur ke Eropa bareng Sonic Youth.
Lagu empat chord yang berjudul Smell Like Teen Spirits single dari album Nevermind ternyata meraih sukses berat. Videonya terus menerus diputar di salah satu stasiun music MTV dan menerobos Top Ten AS. Ditangga album Nevermind bahkan mengalahkan album milik Michael Jackson(Dangerous) dan sekaligus meraih triple platinum. Bukan hanya dunia industri musik yang di kejutkan oleh sukses besar tersebut, tetapi juga para personil Nirvana sendiri. Mereka tampaknya tidak siap mental untuk menerima kesuksesan tersebut. Popolaritas membuat ketiganya tertekan dan mulai bertingkah aneh dengan aksi panggung yang selalu di akhiri dengan perusakan alat-alat musik yang ada di panggung. Tekanan ini juga membuat Kurt dekat dengan obat-obat sialan itu. Pernikahan Kurt dengan Courtney Love(Hole) tahun 1992, tidak memperbaiki keadaan. Kurt semakin kecanduan obat, Love bahkan di kabarkan juga mengkonsumsi obat-obat sialan itu pada saat hamil putri mereka, Frances Bean. Masalah pribadi membuat Nirvana tidak menggarap album baru, sebagai gantinya mereka merilis Incestiside(1992) yang merupakan kumpulan-kumpulan single lama. Baru di tahun 1993 mereka merilis album In Utero bersama produses Steve Albini. Album ini sukses di pasaran dengan Hit Heart Shaped Box dan All Apologies. Kesuksesan Nirvana Nirvana tidak diikuti dengan kesembuhan Kurt, Kurt semakin tenggelam dalam depresinya dan beberapa kali berusaha untuk bunuh diri. Puncaknya, Kurt dikabarkan meninggal akibat bunuh diri dengan menembakan kepalanya sendiri pada bulan April 1994. Kematian Kurt membuat Krist dan Dave memutuskan untuk membubarkan Nirvana. Sebelumnya, mereka merencanakan merilis album MTV Unplugged(1994) dan From Muddy Banks of the Wishkah(1996) secara live version. Dua mantan personil Nirvana kemudian membentuk grup baru. Krist membentuk trio Sweet 75 dan Dave menjadi Gitaris dan vocalis Foo Fighters.

PEARL JAM


Pearl Jam bangkit dari puing-puing Mother Love Bone yang di tinggal mati Vocalisnya, Andrew Wood akibat Over Dosis pada tahun 1990. Setahun kemudian gitaris Stone Gossard dan bassis Jesf Ament merekrut Mike Mc Cready(lead guitar), Eddie Vedder(vocal), dan Dave Krusen untuk membentuk Pearl Jam. Pada awal tahun 1992 mereka merilis debut album yang bertitle Ten saat itu industri musik mulai bisa menerima aliran lewat kesuksesan Nirvana. Ten langsung melejit menyamai jumlah penjualan Nevermind dengan tiga hit Alive Evenflow, dan Jeremy. Pearl Jam pun dikenal lewat musik yang memadukan rif heavy rock tahun ‘70-an dengan post-punk ‘80-an.
Tak lama setelah merilis album, drumer Krusen mengundurkan diri dari posisinya lalu langsung di isi oleh Dave Abruzzese. Bersama Abruzzese, Pearl Jam menggelar tour keliling Amerika termasuk konser Lollapalloza II. Meski namanya mulai naik daun, popularitas nampaknya menjadi hal yang tabu oleh para personel Pearl Jam. Mereka menolak membuat video untuk lagu-lagu seperti (Daughter, Animal, Rearview Mirror) dari album kedua Vs(1993). Padahal sebelumnya video Jeremy menjadi video terbaik versi MTV. Selain menolak membuat klip, Pearl Jam juga menolak menggelar konser di stadion besar. Mereka lebih suka pentas kecil termasuk di halaman kampus. Tur keliling Amerika tersebut akhirnya batal karena perselisihan Pearl Jam dengan Ticketmaster yang menjual harga tiket diatas 20 dollar. Pada tahun 1994 Pearl Jam kembali masuk ke studio rekaman dan menggarap album Vitalogy.
Setelah rampung, mereka memecat Dave Abruzzese dan merekrut mantan drumer RHCP (Eleven Jack Irons). Irons adalah sahabat lama Vedder yang dulu sempat ditawari untuk bergabung sebelum masuknya Krusen pada waktu awalnya Pearl Jam terbentuk. Dua minggu pertama, meski di rilis dalam jumlah terbatas(Vitalogy) telah bertengger di tangga lagu Top 60. Begitu dirilis dalam jumlah besar album ini meraih multi platinum dan menerobos ke posisi teratas tangga lagu dengan hit Immortality. Sementara itu para personel Pearl Jam meneruskan tuntutan mereka pada Ticketmaster di tahun 1995.
Pada tahun itu pula, Pearl Jam tampil dalam album Neil Young lewat lagu Mirror Ball. Setelah itu masing-masing personelnya sibuk dengan berbagai proyek sampingan. Eddie sibuk menjalani tur bareng Hovercraft yang ia bentuk pada tahun 1994, Stone mendirikan perusahaan rekaman indie dan McCready membentuk MadSession bareng vocalis Alice In Chains, Layne Stayley(Above). Album keempat, No Code menandai kemunduran popularitas. Eksperimen musik yang mereka lakukan di album ini membuat para penggemar Pearl Jam terkejut. Album No Code banyak menampilkan lagu-lagu bertempo lambat seperti Off He Goes, I’m Open, dan Around The Bend. Perselesihan dengan tiketmaster juga membuat band ini tidak menggelar tur.
Praktis di tahun 1997 nama Pearl Jam seakan tenggelam. Mereka lalu bangkit lewat Yield(1998). Di album ini Pearl Jam kembali menggeber musik hard rock dan menggelar konser-konser besaran. Dialbum ini pula Ament dan McCready mulai menulis lagu secara penuh—sebelumnya hanya Gossard dan Vedder yang menulis lagu pada setiap albumnya. Terakhir, Pearl Jam merilis album Backspacer di tahun 2009 menandai kembalinya mereka di dunia musik setelah sebelumnya mereka meluncurkan album I'am mine.

(Diambil dari berbagai sumber)