12.01.2011

catatan baru.

















Telah lama aku simpan kertas yang telah penuh coretan itu di dalam saku celanaku.
Berusaha terus menulis di atasnya walau tak ada tempat lagi untuk menulis
Kutulis juga coretan-coretan baru di atas coretan-coretan yang lama
Tapi coretan-coretan lama itu tak mau hilang, malah semakin jelas saja ia.
Dan kertas itu tetap ku simpan juga.

Lalu kamu datang.
Seorang asing, tapi tampak begitu akrab.
Tanganmu yang lembut mengambil kertas penuh coretan itu dari tanganku.
melipatnya dengan rapi,
memasukannya ke dalam amplop yang wangi,
menyentuhkannya di dadaku,
lalu menyimpannya dengan hati-hati di dalam lemari pakaianku

Aneh, kamu tidak merobek kertas itu
atau merenggutnya dengan kasar dari genggamanku
lalu melemparkannya jauh- jauh, tidak, tidak.
kamu bahkan tampak hormat pada kertas itu.
"Itu guru-mu, guru-ku, itu guru kita", katamu lembut.
Seulas senyum tersungging di bibirmu, senyum kedamaian seorang ibu.
" Kita adalah dua bilah pena yang menulis cerita di atas sebuah kertas baru yang kosong..." katamu dan kataku.

11.30.2011

Leeds United Football Club

Leeds United A.F.C.


Nama Lengkap:  Leeds United Association Football Club
Julukan: The Whites
Tahun Berdiri: 1919

Home base: Elland Road Leeds Capacity 40,242
Presiden: Ken Bates
Manager: Simon Grayson


The Elland Road


Prestasi Klub:
 

Liga

    * Divisi 1 (Tier 1)
          o Winners (3) 1968–69, 1973–74, 1991–92
          o Runners-up (5) 1964–65, 1965–66, 1969–70, 1970–71, 1971–72

    * Divisi 2 (Tier 2)
          o Winners (3) 1923–24, 1963–64, 1989–90
          o Runners-up (3) 1927–28, 1931–32, 1955–56
          o Play-Off Runners-up (1) 1986–87

    * Championship (Tier 2)
          o Play-Off Runners-up (1)2005–06

    * League One (Tier 3)
          o Play-Off Runners-up (1) 2007–08

Cups

    * FA Cup
          o Winners (1) 1972
          o Runners-up (3) 1965, 1970, 1973

    * League Cup
          o Winners (1) 1968
          o Runners-up (1) 1996

    * FA Charity Shield
          o Winners (2) 1969, 1992
          o Runners-up (1) 1974

    * FA Youth Cup
          o Winners (2) 1993, 1997

Prestasi di Eropa

    * European Cup
          o Runners-up (1) 1975

    * UEFA Champions League
          o Semi-finalists (1) 2001

    * Inter-Cities Fairs Cup
          o Winners (2) 1968, 1971
          o Runners-up (1) 1967
          o Inter-Cities Fairs Cup Trophy Play-Off (1971) – Runners-up

(Edisi terakhir Fairs Cup, sebelum berubah nama menjadi UEFA Cup)

    * UEFA Cup
          o Semi-finalists (1) 2000

    * European Cup Winners' Cup
          o Runners-up (1) 1973


Pemain terkenal

Eric Cantona















- Eric Cantona
- Anthony Yeboah
- Gary Speed
- Rio Ferdinand
- Jonathan Woodgate
- David Batty
- Gary Kelly
- Ian Harte
- Martin Dahlin
- Paul Robinson
- Mark Viduka
- Alan Smith
- Harry Kewell
- Robby Keane
- Oliver Dacourt
- Lee Bowyer
- James Milner
- Aaron Lennon
- Jermaine Beckford
- Johnny Howson
- Lucchiano Becchio
- Dll.

Rivalitas
Rival utama Leeds adalah Menchester United, rivalitas ini berakar pada terjadinya perang saudara
yang terkenal dengan nama "perang bunga".

Goal Jermaine Beckford saat Leeds mengalahkan MU di FA cup













Saat ini (musim 2011-2012) Leeds United bermain pada level Championship League, setingkat dibawah EPL. 
MARCHING ON TOGETHER! (Leeds anthem)
Situs Resmi: www.leedsunited.com

11.19.2011

Sebelum Tidur (utopis)

Maukah kamu, bersamaku melepaskan masa lalumu?
berjalan menyusuri jalan ke utara di sisi-ku?
mungkin, (siapa tahu) kelak kita akan menikah,
walau tanpa pesta atau hura- hura.
hidup dalam sebuah rumah kecil dan sederhana.
bersama bayi- bayi yang manis dan lucu; anak- anak kita.
kita akan mendidik mereka dengan kasih sayang dan cinta,
mengajarkan mereka arti hidup,
agar kelak tumbuh menjadi manusia- manusia yang berguna dan dewasa.
Lalu nanti, di akhir cerita, kita akan tua bersama.
sampai tiba saatnya untuk menutup mata,
tetapi dengan seulas senyum dibibir kita,
tanpa sedikitpun ada rasa penyesalan...

11.07.2011

27 adalah angka yang sakral
27 adalah angka yang menakutkan
27 adalah angka yang membuat hati-ku berdebar-debar karena rindu.
27 27 27 tiga putaran purnama lagi mungkin aku akan mencapainya
atau mungkin aku akan gagal sebelum sempat mencapainya.
27 seperti Gie, atau 27 seperti Kurt? tidak ada pilihan atas keduanya
nasib ataukah takdir? aku tidak tahu, tak akan pernah tahu.

10.29.2011

The Story of SS LAZIO (1900 - 2011)


SOCIETA SPORTIVA LAZIO SpA


 
S.S. Lazio (Società Sportiva Lazio SpA) adalah sebuah tim sepak bola Italia yang berbasis di kota Roma, didirikan pada 9 Januari 1900. Lazio telah menjuarai Serie A sebanyak dua kali, menjuarai Coppa Italia lima kali, Piala Super Italia tiga kali, serta masing-masing sekali menjuarai Piala Winners dan Piala Super Eropa.

Kostum utama Lazio berwarna biru langit untuk kaos dan berwarna putih untuk celana dan kaos kaki. Stadion kandang mereka, Stadion Olimpico di Roma berkapasitas 72,698 tempat duduk, Selain itu Lazio memiliki rival sekota, yaitu A.S. Roma. Lazio dengan A.S. Roma telah bersaing untuk waktu yang lama, mereka menjalankan pertandingan sepak bola yang dikenal sebagai Derby della Capitale (Derby Kota Roma) sejak tahun 1929.

Selain itu Lazio adalah sebuah klub olah raga yang berpartisipasi dalam tiga puluh tujuh cabang olah raga, sehingga merupakan klub olah raga yang membawahi cabang olah raga terbanyak di seluruh Eropa.

Awalnya didirikan sebagai klub atletik, seksi sepak bola dibentuk pada tahun 1902. Hingga saat ini klub Lazio membawahi berbagai cabang olah raga, antara lain baseball, kriket, dan rugby. Pada musim kompetisi 2005/2006 berakhir, Lazio bersama dengan beberapa tim lain (AC Milan, Juventus, Fiorentina, dan Reggina) dijatuhi hukuman pengurangan poin akibat skandal calciopoli yang menghebohkan Italia.

Musim 1999-2000 merupakan masa emas bagi klub ini sepanjang kiprah mereka di kompetisi sepak bola profesional Italia dan Eropa dengan merebut berbagai gelar bergengsi.



WARNA, SIMBOL, DAN JULUKAN


Warna Lazio terdiri dari putih dan biru langit yang terinspirasi oleh simbol negara Yunani, karena fakta bahwa Lazio adalah perkumpulan berbagai cabang olah raga sebagai pengakuan terhadap Olimpiade yang terkait tradisi olah raga Eropa terhadap Yunani.

Pada awalnya Lazio mengenakan kostum yang terbagi atas warna putih dan biru langit yang saling berpotongan dengan celana dan kaus kaki hitam. Setelah itu Lazio mengenakan kostum dengan warna putih untuk jangka waktu pendek, kemudian mengubah warna seperti warna yang digunakan saat ini. Pada musim kompetisi lain Lazio mengenakan kostum dengan warna biru langit dan strip putih, tapi pada umumnya menggunakan warna biru langit dengan warna putih tipis, serta celana putih dan kaos kaki puih. The club's colours have led to their Italian nickname of biancocelesti.

Simbol Lazio secara tradisi adalah elang, yang dipilih oleh pendiri Lazio, yaitu Luigi Bigiarelli. Simbol elang diketahui sebagai emblem dari tentara Kekaisaran Romawi yang dikenal dengan Aquila; Legiun Romawi membawa simbol elang ini ketika berperang. Lazio dengan simbolnya mendapatkan julukan; le Aquile (Si Elang) dan Aquilotti (Si Elang Muda). Simbol klub saat ini menampilkan elang emas diatas perisai putih dengan garis biru; dalam perisai terdapat nama klub dan perisai tripartit kecil dengan warna dari klub.
Suporter

Lazio adalah klub sepak bola dengan suporter pendukung terbanyak keenam di seluruh Italia dengan persentase 2% pendukung di seluruh Italia (berdasarkan penelitian dari la Repubblica pada Agustus 2008). Para pendukung utama Lazio terutama berdomisili di utara kota Roma.

Irriducibili Lazio yang didirikan pada tahun 1987 adalah sebuah wadah untuk suporter fanatik dari klub Lazio yang terbesar dan terbanyak anggotanya di Italia, tapi selam musim 2009/10 Banda Noantri mengambil alih kepemimpinan atas Curva Nord. Pada setiap pertandingan ultras Lazio menampilkan gaya mendukung dari pendukung Inggris dengan mengadopsi setiap cara mendukungnya. Khusus untuk Derby della Capitale ultras Lazio menampilkan gaya tradisional pendukung ultras Italia.


RIVALITAS

Lazio memiliki rivalitas dengan tim sekota yakni A.S. Roma. Lazio dan A.S. Roma menjalani partai derby yang disebut dengan derby della capitalle ("derby antara tim ibukota"). Pertandingan dengan A.S. Roma dalam Derby Della Capitalle selalu penuh gengsi dan menghadirkan sebuah partai yang seru, untuk membuktikan tim terkuat yang ada di ibukota Italia, Roma serta sebagai salah satu derby sepak bola terbesar di dunia.

Selain dengan AS Roma, Lazio memiliki rivalitas dengan klub Italia lainnya, yaitu Livorno yang disebabkan oleh perbedaan pandangan politik dari pendukung dan pemimpin klub masing-masing. Selain itu, Lazio juga memiliki rival lain, yaitu dengan Napoli. Pendukung Lazio, selain memiliki rival juga memiliki teman dan kedekatan dengan pendukung tim lain, yaitu dengan Inter Milan, Triestina, dan Hellas Verona. Selain memiliki teman dan kedekatan dengan pendukung tim lain di Italia, Lazio juga memilikinya di Eropa, yaitu dengan suporter Real Madrid, Espanyol, Levski Sofia, Norwich City dan Chelsea.
Statistik dan rekor

Giuseppe Favalli memegang rekor penampilan resmi bersama Lazio dengan 401 penampilan dalam 12 tahun tampil bersama Lazio dari tahun 1992 hingga 2004. Rekor untuk kiper Luca Marchegiani, dengan 229 penampilan, sementara rekor untuk penampilan liga dipegang oleh Aldo Puccinelli dengan 339 penampilan.

Silvio Piola menjadi pencetak gol terbanyak dengan 148 gol. Piola telah bermain bersama Pro Vercelli, Torino, Juventus dan Novara, juga sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Serie A dengan 274 gol. Simone Inzaghi pencetak gol terbanyak Lazio di kompetisi Eropa dengan 20 gol. Ia juga salah satu dari lima pesepak bola yang dapat mencetak empat gol dalam satu partai di Liga Champions UEFA.  Tommaso Rocchi saat ini menjadi pencetak gol terbanyak untuk Lazio.

Partai Lazio melawan Foggia pada 12 Mei 1974 menjadi partai dengan penonton terbanyak dengan 80.000 penonton, partai ini adalah partai penganugerahan Scudetto pertama Lazio. Partai ini juga menjadi rekor penonton terbanyak untuk Stadion Olimpico, termasuk dengan partai A.S. Roma dan Tim nasional sepak bola Italia.



PRESTASI

2 Serie A

    1973/1974
    1999/2000

5 Piala Italia

    1958
    1997/1998
    1999/2000
    2003/2004
    2008/2009

3 Piala Super Italia

    1998
    2000
    2009

1 Piala Winners

    1998/1999

1 Piala Super Eropa

    1999

1 Serie B

    1968/1969


Società Sportiva Lazio sebagai perusahaan

Pada tahun 1998, selama masa kepresidenan Sergio Cragnotti, Società Sportiva Lazio mencatatkan diri dalam bursa saham: Lazio menjadi klub pertama Italia yang mencatatkan diri dalam bursa saham. Saat ini, saham Lazio terdistribusi 61.312% saham yang dipegang Claudio Lotito dan pemegang saham lain memegang 38.688% saham. Bersama dengan Juventus dan Roma, Lazio adalah salah satu klub yang tercatat dalam Borsa Italiana (Bursa saham Italia).  Tidak seperti dua klub lainnya dalam bursa saham, hanya Lazio yang secara signifikan sahamnya dimiliki oleh masyarakat.

Berdasarkan laporan Deloitte, pada musim 2004-05 Lazio termasuk dalam duapuluh besar klub dengan penghasilan terbesar dengan €83 juta.



Referensi

1.      "Stadio Olimpico". uefa.com. Union of European Football Associations. 20 Maret 2009. Diakses pada 12 Oktober 2009.

2.      "i Contatti" (dalam bahasa Italian). SS Lazio. Diakses pada 7 Juni 2010.

3.      Italia) "Palmares". sslazio.it. S.S. Lazio. Diakses pada 7 Juni 2008.

4.      "Il Derby della Capitale". cbc.ca. Canadian Broadcasting Corporation. Diakses pada 4 November 2009.

5.      (Italia) "La Storia". sslazio.it. S.S. Lazio. Diakses pada 19 September 2008.

6.      "Lazio", AlbionRoad.com, 24 Juni 2007.

7.      "Maglie", UltrasLazio.it, 24 Juni 2007.

8.      "Lazio Football Team Information", Football.co.uk, 24 Juni 2007.

9.      "Evoluzione di un simbolo nobile e glorioso", LazioUltras.it, 24 Juni 2007.

10.  "Res Militaris — Standard Bearer", ThinkQuest, 24 Juni 2007.

11.   (Italia) Bordignon, Fabio; Ceccarini, Luigi. "Tifosi, Juventus la più amata. Inter la più antipatica", repubblica.it, la Repubblica, 8 Agustus 2008. Diakses pada 15 Oktober 2009.

12.  "S.S. Lazio", ITV-Football.co.uk, 29 Juni 2007.

13.  "Italian Ultras Scene", View from the Terrace, 29 Juni 2007.

14.  Duke, Greg (2008-10-22). "Football First 11: Do or die derbies". cnn.com. Cable News Network. Diakses pada 4 November 2009.

15.  "Relationships", UltrasLazio.it, 29 Juni 2007.

16.  "Record". SSLazio.it. Società Sportiva Lazio. Diakses pada 12 Oktober 2009.

17.  "Italy — All-Time Topscorers". RSSSF.com. The Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation. Diakses pada 12 Oktober 2009.

18.   (Italia) Sannucci, Corrado. "Inzaghi show, la Lazio è tornata", ricerca.repubblica.it, la Repubblica, 15 Maret 2000, p. 55. Diakses pada 30 Oktober 2009.

19.  "Tommaso Rocchi". soccernet.espn.go.com. ESPNsoccernet. Diakses pada 12 Oktober 2009.

20.  "S.S. Lazio S.p.A", Funding Universe, 29 Juni 2007.

21.  Italia) "La Lazio debutta in Borsa il giorno della coppa Uefa", ricerca.repubblica.it, la Repubblica, 21 April 1998, p. 9. Diakses pada 27 Oktober 2009.

22.  "S.S. Lazio SpA", Consob.it, 8 Juni 2007.

23.  (Italia) "Lazio". borsaitaliana.it. Borsa Italiana. Diakses pada 27 Oktober 2009.

24.  "Real Madrid stays at the top", Deloitte UK, 8 Juni 2007.



Sumber
http://id.wikipedia.org/wiki/SS_Lazio

10.14.2011

Urbanisasi, modernisme, dan pergeseran nilai moral



Mudik, tradisi ini mungkin hanya ada di sebuah negara bernama Indonesia saja. ketika berpuluh- puluh juta manusia yang bekerja dan bertempat tinggal di kota- kota besar berduyun- duyun pulang ke daerah asalnya untuk merayakan hari besar keagamaan semisal Idul Fitri. Mungkin, masyarakat di negara- negara lainpun mengenal istilah “pulang kampung” pada waktu perayaan hari- hari besar agama, tapi itu tak sefenomenal dengan apa yang terjadi indonesia dimana pulang kampung adalah hal yang sifatnya wajib di lakukan meskipun harus mengorbankan diri berdesak- desakan di terminal- terminal, statsiun- statsiun KA, pelabuhan- pelabuhan, bandara, ataupun menempuh jalan darat yang beratus bahkan beribu Kilometer jauhnya dengan kendaraan pribadi dan menghadapi resiko kemungkinan kecelakaan. Pada perayaan Idul fitri tahun ini saja tercatat sebanyak ratusan juta orang melakukan mudik, dengan korban jiwa akibat kecelakaan sebanyak 700  orang lebih (ini hampir seperti bencana alam!), belum termasuk korban luka- luka dan korban akibat tindakan kriminal.
Memang, mudik memiliki memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Indonesia maupun bagi pemerintah. Tali silaturahmi yang sempat terputus akibat jauhnya jarak antara anggota keluarga yang berlainan domisili tersambung kembali dengan adanya mudik. Bagi pemerintah, mudik memiliki keuntungan dari segi ekonomi, karena perputaran uang yang sebelumnya terpusat di kota- kota besar menjadi tersalurkan ke daerah- daerah. Menurut data statistik, tahun ini sepanjang mudik lebaran sebanyak puluhan Triliun Rupiah mengalir ke daerah- daerah, itu berarti seharusnya daerah-pun menikmati manfaat dari mudik ini.
Indonesia adalah negara yang aneh, terutama dalam soal merayakan sesuatu, minimal menurut kacamata saya. Di Arab Saudi dan negara- negara Arab lainnya dimana Islam lahir pertama kalinya sebagai agama pembawa cahaya dan menganjurkan kesederhanaan, tidak di kenal tradisi mudik atau membeli baju- baju baru pada perayaan idul fitri, tapi ini adalah soal tradisi dan bukan di sini tempat untuk membahas persoalan itu. Kembali ke Indonesia, sebuah negara yang sedang berkembang dan entah kapan akan maju (lol!) dimana perekonomian dan pembangunan terpusat di kota- kota besar saja, dimana sebagian besar penduduknya adalah dari golongan menengah ke bawah, dan memiliki pemerintahan yang kacau balau. Penduduk di daerah yang haus akan kemajuan dan peningkatan taraf hidup tidak melihat jalan lain kecuali keluar dari daerahnya dan mengadu nasib atau mengais rezeki di kota- kota besar yang tentu saja (menurut pemikiran sebagian besar orang Indonesia) menawarkan kesempatan dan peluang yang lebih besar. Sayangnya, optimisme itu tidak di barengi dengan keahlian bekerja, sehingga kemudian para pencari kerja itu tidak mendapatkan pekerjaan di bidang formal, melainkan hanya di bidang informal saja seperti: pembantu rumah tangga, pelayan, tukang parkir, bahkan banyak yang harus puas dengan hanya menjadi pengemis atau pengamen hingga menimbulkan masalah baru dan membuat orang- orang Satpol pp mempunyai alasan untuk bekerja (razia gepeng, pengamen, waria, dll).
Selain manfaat- manfaat di atas, tradisi mudik memiliki akibat- akibat tertentu pada penduduk di daerah, dalam tulisan ini saya mencoba menghubungkan tradisi mudik dengan fenomena urbanisasi, modernisasi/ westernisasi gaya hidup, dan pergeseran nilai- nilai moral yang di anut dan menjadi ciri daripada masyarakat Indonesia.
Mereka yang hidup lama di kota- kota besar dan sudah “terkontaminasi”  budayanya ketika pulang ke kampung halamannya, turut membawa serta gaya hidup “modern” yang kemudian di tiru oleh penduduk setempat terutama generasi muda-nya, sekarang bukan hal aneh jika pemuda- pemuda di desa- desa mengenakan anting- anting seperti perempuan, atau tubuh yang bertato dan para remaja mengenakan pakaian produk barat seperti tank top atau rok mini, sekarang lebih mudah menemukan kaum muda yang nongkrong di jalanan, di rental Playstation, atau warnet daripada di mushola- mushola atau di langgar- langgar, mereka lebih suka nongkrong daripada mengajar ngaji, atau nge-band daripada sholat (saya merasakannya juga, hehe), para penduduk desa (terutama generasi mudanya) mulai berbicara dalam bahasa kota (elu, gue, dll). Pendeknya, budaya kota sudah merangsek sampai ke pelosok- pelosok kampung dan sedikit demi sedikit menyudutkan budaya dan norma- norma yang dulu sangat dihormati dan dipegang teguh generasi demi generasi dan menjadi ciri daripada apa yang dikenal sebagai “budaya orang Indonesia”. Memang, modernisasi tak selamanya bersifat negatif, Iapun turut menyumbangkan manfaat- manfaat yang besar bagi kemajuan kehidupan masyarakat pedesaan, contohnya: pembangunan sistem irigasi modern bagi pertanian, sistem komunikasi dan sarana transportasi yang semakin lancar kini dapat dinikmati dengan mudah oleh masyarakat pedesaan. Tapi dalam soal budaya, jelas sekali terlihat budaya- budaya (yang notabene berasal dari barat) berperan sangat besar dalam penghancuran moral generasi muda. dalam tahun- tahun 60- 70-an (menurut cerita- cerita dari orang- orang tua) bung karno (BK), presiden RI saat itu, menjalankan kebijakan yang menurut kaum intelektualitas penganut faham "kebebasan" (termasuk soe hok gie) tidaklah masuk akal dan mencederai hak asasi manusia, contohnya keputusan BK untuk melarang buku2 dari amerika serikat dan melarang musik- musik barat beredar di Indonesia, saya juga setuju dengan mereka. Tapi terlepas dari kepentingan- kepentingan politik yang membuat BK membuat kebijaksanaan seperti itu, saya melihat sisi lainnya yaitu kepentingan budaya. setelah soeharto menjadi presiden budaya- budaya dari barat dengan deras mengalir ke Indonesia, negara yang sebagian besar penduduknya masih lugu ini menerima gempuran budaya yang tidak tertahankan, orang- orang mulai mengenal rok mini, musik- musik rock, clubbing, tatto, berjenis- jenis narkotika, film- film yang penuh adegan seks dan kekerasan, dll (bayangkan sendiri deh sekarang akibat- akibatnya) budaya- budaya tersebut menggusur budaya- budaya lokal yang menjadi ciri dari budaya timur, sekarang kita akan sedikit kesulitan untuk mencari orang yang bisa ngawih, memainkan gamelan, calung, suling, dll, kecuali di tempat- tempat tertentu seperti tempat pariwisata atau kota- kota budaya semisal Sumedang, Jogjakarta, atau Bali.
Dalam bidang moral dampak yang terjadi jauh lebih mengerikan lagi, kriminalitas meningkat tajam, seks bebas adalah suatu hal yang 'lumrah' dikalangan anak muda, penyalahgunaan narkotika, penyakit- penyakit seks semisal AIDS merajalela (Indonesia adalah salah satu negara dengan penderita HIV/AIDS terbesar di dunia), dan 'Budaya Malu' yang menjadi ciri khas budaya Indonesia seakan hilang.

(segitu aja dulu, pegel euy)

10.11.2011

kampus saya (hanya coretan)



Sudah lama saya ingin menulis sesuatu tentang kampus saya, walaupun saya lama “menuntut ilmu” di kampus ini (kata orang sih, saya mahasiswa abadi, hehe) tapi saya tidak merasa mengenal, apalagi mencintainya. Mungkin karena dulu saya “terpaksa” masuk ke universitas ini karena dorongan keluarga, dan mungkin karena itu juga motivasi belajar saya rendah. Jangankan untuk masuk kelas dan belajar bersungguh- sungguh, sekedar masuk ke halamannya saja saya sudah malas. Anyway, lupakan itu, itu suatu hal lain, di sini saya hanya ingin mengungkapkan pandangan atau katakanlah “kekecewaan” atau  bisa juga dibilang “ keprihatinan” saya terhadap kampus saya yang (katanya) “Universitas Islam”  yang tentu saja (seharusnya) Islami baik suasana didalamnya, mahasiswa-  mahasiswanya, dosen- dosen pengajarnya, pegawai- pegawainya, busana mereka,  dan lain- lainnya seharusnya mencerminkan budaya dan prilaku islam, tapi yang saya lihat dan rasakan jauh dari itu.
Baiklah saya jujur kalau saya sendiri bukan seorang mahasiswa atau pribadi yang Islami (sudah saya katakan saya masuk kampus ini bukan atas kemauan saya sendiri), tetapi saya tidak buta atau tidak cukup bodoh untuk menilai, merasakan, atau membedakan mana universitas islam dan mana universitas sekular. Dan dengan sedih saya katakan universitas saya jauh dari layak untuk menyandang nama “Islam”, bagaimana tidak? Jika anda pernah masuk atau setidaknya melihat kampus saya, anda akan melihat di sana: mahasiswi dengan jeans ketat, dengan rambut tanpa hijab, atau dengan hijab tapi dengan jeans ketat (perpaduan yang aneh), atau mengenakan tank top. Bagaimana dengan mahasiswanya? Maafkan, bukannya memojokkan kaum perempuan tapi busana lelaki yang saya tahu hanya itu2 saja, pendeknya tak ada masalah, kecuali segelintir kecil dari mereka (pernah suatu kali saya melihat seorang mahasiswa memakai kaos yang dipotong lengannya, hahaha dan itu membuat saya terpingkal- pingkal didepan matanya). Jika masuk waktu shalat, jangan harap anda akan melihat jamaah berduyun- duyun menghentikan aktivitasnya untuk shalat berjamaah di masjid kampus (masjid kampus saya besar dan mampu menampung mungkin seribu jamaah), para dosen hanya akan menghentikan proses belajar sampai adzan lewat, dan sebagian besar mahasiswanya cuek- cuek sajah; makan, ngobrol- ngobrol bahkan cekikikan didepan atau di tangga dekat masjid, MENYEDIHKAN!
Ilmu-ilmu islam yang diberikan-pun sama menyedihkannya, kecuali adanya pesantren wajib yang diikuti oleh
mahasiswa- mahasiswa baru dan syarat bagi mereka yang mau menyusun skripsi. Sepanjang yang saya ketahui, Mata kuliah islam diberikan hanya 1 (satu)  mata kuliah per satu  (1) semester, itupun hanya 1 sks. Wahai, bagaimana kampus seperti ini masih saja berani (LANCANG! Lebih tepatnya) menyandang nama Islam? Jika bukan karena masih adanya fakultas- fakultas yang mempelajari Ilmu- ilmu Islam seperti: tarbiyah, Usluhuddin, dll, maka akan hilanglah semua bekas keislaman dari universitas ini.
Lalu, apakah para civitas academica, terlebih Rektor, para pengurus yayasan pendidikan islam, mau memperbaiki keadaan ini? Kalau tidak, lebih baik tanggalkan saja nama Islam dari nama universitas ini, itu lebih baik (hal ini pernah saya dengar dulu dari para dosen).
Ini hanya tulisan ungkapan kekecewaan saya terhadap universitas yang katanya menyandang misi mencetak para Mujahid, Mujtahid, dan Mujadid.
(ket: tulisan ini belum sempat direvisi).

10.04.2011

hanya sebuah catatan, sekali lagi hanya catatan









tahukah kamu betapa perihnya diriku
melihat luka menganga di hatimu?
tahukah kamu betapa takutnya aku
melihat badai menggulung di wajahmu?
tahukah kamu apa yang kamu rasakan.
akupun merasakannya juga?
seperti ketika sebatang ranting ikut mati
ketika sang pohon tumbang?
seperti mulut yang meringis kesakitan
ketika kaki dan tangan tersayat luka?

mungkin perih yang kurasakan
memang tak seperih luka yang kau rasakan
mungkin memang ketakutan dan hawatirku tak secuilpun kau butuhkan.
ketahuilah, aku tak peduli...
aku hanya ingin engkau berharap seperti aku,
bahwa setelah hujan akan ada matahari yang terbit....
setelah ada malam gelap yang panjang
akan ada siang yang cerah...
bahwa setelah daun mati,
kita bisa berharap akan ada kuncup yang tumbuh...
dan bahwa setelah pohon mati,
akan ada benih yang tumbuh...
dan suatu hari nanti, di ujung usia, kita dapat berkata:
"ya, aku telah mengalami hujan dan angin kehidupan,
tapi aku selalu berusaha berdiri kembali ketika aku terjatuh,
dan aku tidak pernah menyesalinya...."

sekarang, maukah kau meraih tanganku?
seperti sebatang pohon rapuh yang menjulur
ketika seseorang tenggelam...
dan tak ada sesuatupun yang menjadi pegangan...
seperti sebuah sampan berlubang,
ketika tak ada sesuatupun tempat untuk mengambang?
.................................................................................
(untuk sahabat sahabatku dan saudara saudaraku yang merasa berjalan sendirian)

7.19.2011

Miyamoto Musashi - samurai legendaris



Miyamoto Musashi (宮本 武蔵?), atau biasa disebut Musashi saja, adalah seorang samurai dan ronin yang sangat terkenal di Jepang pada abad pertengahan. Ia diperkirakan lahir pada sekitar tahun 1584, dan meninggal tahun 1645. Nama aslinya adalah Shinmen Takezo. Kata Musashi merupakan lafal lain dari "Takezo" (huruf kanji bisa memiliki banyak lafal dan arti). Musashi memiliki nama lengkap Shinmen Musashi No Kami Fujiwara No Genshin.

Asal keturunan
Panggilan masa kecil Musashi adalah Bennosuke. Nama Miyamoto sendiri adalah nama kuno sebuah daerah di barat daya Tokyo. Nama No Kami berarti kaum bangsawan daerah setempat. Pada umumnya, Fujiwara adalah nama asal dari keluarga leluhur para bangsawan di Jepang yang diturunkan ribuan tahun yang lalu. Nenek moyang keluarga Musashi (Hirada/Hirata) adalah keturunan keluarga Shinmen, penguasa di Kyushu, pulau bagian selatan Jepang.

Masa kecil
Ayah Musashi, Munisai Hirata, meninggal ketika ia diperkirakan baru berusia 7 tahun. Setelah ibunya kemudian juga meninggal, maka Musashi kemudian ikut paman dari pihak ibu. Dengan demikian, ia sudah yatim piatu ketika Toyotomi Hideyoshi menyatukan Jepang pada tahun 1590. Tidak jelas apakah keinginan bermain Kendo adalah berkat pengaruh pamannya ataukah keinginan Musashi sendiri.
Berbagai pertarungan
Musuh pertama Musashi ditemuinya ketika ia baru berusia 13 tahun. Ia adalah Arima Kihei, samurai perguruan Shinto Ryu bidang seni militer yang terampil bermain pedang dan tombak. Musashi mengalahkannya dengan cara melemparnya ke tanah dan memukulnya dengan tongkat, sehingga musuhnya tersebut mati berlumuran darah.
Ketika ia berusia 16 tahun, Musashi mengalahkan lawan berikutnya, dan sejak itu ia kabur dari rumah dan terlibat dalam berbagai kontes pertarungan dan peperangan sampai ia berusia 50 tahun. Musashi mengembara keliling Jepang dan menjadi legenda. Berbagai musuh terkenal pernah dikalahkannya, antara lain samurai-samurai keluarga Yoshioka di Kyoto, jagoan ilmu tongkat kondang Muso Gonosuke di Edo, bangsawan Matsudaira di Izumo, dan Sasaki Kojiro di Bunzen.
Pertempuran lain adalah pertempuran melawan salah satu perguruan bela diri terkenal di Jepang pada masanya di Ichijoji. Musashi bertempur melawan sekitar 50 samurai, dan pertempuran tersebut dimenangkan oleh Miyamoto Musashi dengan teknik dua pedangnya. Hingga saat ini, bekas pertempuran Musashi di Ichijoji dijadikan monumen oleh masyarakat Jepang.
Salah satu peperangan terkenal yang sering dikatakan melibatkan Musashi adalah Pertempuran Sekigahara di tahun 1600, antara pasukan Tokugawa Ieyasu dan pasukan pendukung pemerintahan Toyotomi Hideyori, dimana ribuan orang tewas terbantai dalam peperangan itu sendiri dan pembantaian sesudahnya oleh tentara pemenang perang. Saat itu Musashi memihak pasukan Toyotomi Hideyori (anak dari Toyotomi Hideyoshi).

Masa penyepian dan karya
Setelah melewati periode pertarungan (terakhir melawan Sasaki Kojiro) dan peperangan tersebut, Musashi kemudian menetap di pulau Kyushu dan tidak pernah meninggalkannya lagi, untuk menyepi dan mencari pemahaman sejati atas falsafah Kendo. Setelah sempat meluangkan waktu beberapa tahun untuk mengajar dan melukis di Kuil Kumamoto, Musashi kemudian pensiun dan menyepi di gua Reigendo. Di sana lah ia menulis Go Rin No Sho, atau Buku Lima Cincin/Lima Unsur. Buku ini adalah buku seni perang yang berisi strategi perang dan metode duel, yang diperuntukkan bagi muridnya Terao Magonojo. Namun oleh peneliti barat, buku ini dianggap rujukan untuk mengenal kejiwaan dan pola berpikir masyarakat Jepang. Buku ini menjadi klasik dan dijadikan rujukan oleh para siswa Kendo di Jepang. Musashi dianggap sedemikian hebatnya sehingga di Jepang ia dikenal dengan sebutan Kensei, yang berarti Dewa Pedang. Tak lama setelah itu, Musashi meninggal di Kyushu pada tahun 1645. Musashi tidak menikah dan tidak mempunyai keturunan, tapi ia mempunyai seorang anak angkat sekaligus murid yang juga masih saudara sepupunya bernama Iori Miyamoto.

Pengaruh
Studi kehidupan dan hasil karya Musashi masih tetap relevan pada masa kini, karena mencakup taktik dan strategi yang dapat diaplikasikan untuk berbagai kegiatan praktis seperti periklanan, bisnis, dan militer. Berbagai produk budaya seperti film dan buku sastra juga tetap diminati masyarakat, diantaranya yang terkenal ialah buku karya penulis Eiji Yoshikawa dan film karya sutradara Hiroshi Inagaki. Inspirasi yang diberikan oleh Musashi tidak saja terjadi pada masyarakat Jepang, tetapi juga pada masyarakat dari berbagai penjuru dunia.

(sumber: wikipedia)

5.15.2011

Tuhan bersama kalian orang- orang malang

Satu jam yang lalu aku melangkahkan kaki disana, dijalanan becek, di bawah sinar bulan, di tengah- tengah kota Bandung yang semakin metropolis dan modern. Di antara deru kendaraan mewah, di tengah keramaian yang anehnya kurasakan begitu hampa, di sebuah sudut gelap dibawah jembatan layang aku lihat disana sesosok manusia terbaring, meringkuk bersama temannya; amparan kasur dari karton dan selimut koran. Aku berdiri termangu sejenak, memandang ke arahnya yang kedinginan dan dapat kupastikan perutnya yang keroncongan karena lapar. kemudian ku pandang sekelilingku, kearah lalu lintas yang macet, ke arah keramaian, ke arah kumpulan orang- orang yang tertawa, ke arah  para gadis berpakaian minim yang cekikikan, ke arah pub- pub, ke arah bioskop- bioskop, ke arah restoran- restoran mahal, kearah hura- hura, lalu pandangan mataku kembali ke sana, kepada sosok yang meringkuk kedinginan dan kelaparan bersama teman- temannya; kasur karton dan selimut koran….
Tuhan bersama kalian orang- orang malang....

5.11.2011

lyrics of nirvana's songs (almost completed)

lirik (hampir) lengkap dari lagu-lagu Nirvana dari album Bleach, Incesticide, Nevermind, In utero, Mtv Unplugged, sampai yang Unreleased, silahkan download disini: http://www.4shared.com/document/see00pw0/lyric_of_nirvanas_songs.html

4.16.2011

Facebook: begitu murahnya harga sebuah privasi

(Welcome screen facebook)

Facebook, siapa yang tak kenal jejaring sosial yang satu ini? ratusan juta atau mungkin milyaran penduduk Bumi mengaksesnya. dari kaum muda sampai orang tua, orang biasa sampai para professional, penduduk kota- kota besar sampai ke pelosok- pelosok desa, semua mengenal dan sebagian besar mengaksesnya setiap hari, bahkan boleh di bilang facebook adalah sebuah kebutuhan yang mutlak diperlukan (?) sekarang ini.
Facebook sendiri pertama kali di ciptakan oleh seorang mahasiswa Universitas Harvard keturunan yahudi bernama Mark Zuckerberg. Pada awalnya ia membuat sebuah program bernama program couresematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman mereka. selanjutnya couresematch dikembangkan menjadi facemach.com yang kemudian membuatnya dianggap melanggar privasi di internet oleh badan administrasi Harvard. Oleh karena itulah, maka pada 2004 ia membuat program jejaring yang kemudian terkenal ke seluruh pelosok dunia dengan nama 'Facebook', dan pada 27 Februari 2006 ia mengijinkan facebook di gunakan oleh umum. Keberhasilannya membuat perusahaan komputer raksasa Microsoft meliriknya dan menanamkan sahamnya. Dalam waktu yang relatif singkat, facebook menyebar ke berbagai belahan dunia dan mengalahkan pesaing pesaingnya seperti 'Friendster' dan (kemudian) 'Twitter', Mark-pun serta merta menjadi seorang milyarder yang terkenal.
Kembali kepada masa sekarang, ketika facebook sudah seperti virus yang mewabah ke seluruh penjuru dunia, dalam hal ini saya ingin menyoroti perannya dalam menghancurkan (atau paling tidak mengurangi) nilai privasi manusia yang menggunakannya. Tidak dapat dipungkiri (karena saya pun notabene adalah seorang pengguna facebook), privasi atau rahasia yang dulu (sebelum adanya facebook, friendster, atau twitter) begitu berharga, sekarang menjadi tanpa arti karena ucapan ucapan atau rahasia rahasia para penggunanya dapat di lihat oleh 'teman-temannya' di facebook, meskipun facebook menyediakan beberapa opsi untuk menyembunyikan setiap tulisan atau data- data penggunanya, tetapi kemunculannya juga ikut merubah mental sebagian dari mereka. Para pengguna facebook seakan- akan dengan sadar dan merasa senang jika rahasia kehidupan pribadinya di ketahui publik dan dikomentari oleh orang- orang yang tidak mereka kenal di dunia nyata.
(Mark Zuckerberg, si pencipta facebook)

Dulu, sebelum orang- orang mengenal jejaring sosial, kehidupan pribadi adalah hak pribadi yang berharga, hanya orang- orang tertentu yang dapat mengetahuinya. Urusan asmara, rahasia kehidupan rumah tangga, atau masalah seks merupakan sesuatu yang sangat berharga. sekarang, dengan facebook seolah- olah semua itu tak ada harganya sama sekali karena semua orang dapat mengetahuinya bahkan berkomentar! memang, tidak semua pengguna facebook mengijinkan tulisan atau data- data mereka di ketahui oleh sembarang orang, tapi menurut yang saya ketahui sebagian lainnya malah secara sadar menuliskan apa yang dulunya begitu berharga (baca: privasi) di ketahui khalayak umum dan mengijinkan mereka mengomentarinya, Bukankah itu sebuah penurunan harga sebuah Privasi? menurut saya: YA!....... (BERSAMBUNG...)

4.04.2011

Surat bunuh diri kurt cobain;

Dalam versi aslinya:

To Boddah
Speaking from the tongue of an experienced simpletion who obviously would rather be an emascluated, infantile complain-ee. This note should be pretty easy to understand. All the warnings from the punk rock 101 courses over the years, since my first introduction to the, shall we say, ethics involved with independence and the embracement of your community has proven to be very true . I haven't felt the excitement of listening to as well as creating music along with reading and writing for too many years now. I feel guilty beyond words about about these things. For example when we're backstage and the lights go out and the manic roar of the crowd begins, it doesn't affect me the way in which it did for Freddy Mercury, who seemed to love, relish in the love and adoration from the crowd, which is something I totally admire and envy. The fact is, I can't fool you, any one of you. It simply isn't fair to you or me. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it and pretending as if I'm having 100% fun. Sometimes I feel as if I should have a punch-in time clock before I walk out on stage . I've tried everything within my power to appreciate it (and I do, God believeme I do, but it's not enough). I appreciate the fact that I and we have affected and entertained a lot of people. I must be one of those narcissists who only appreciate things when they're gone. I'm too sensitive. I need to be slightly numb in order to regain the enthusiasm I once had as a child. On our last 3 tours, I've had a much better appreciation for all the people I've known personally and as fans of our music, but I still can't get over the frustration, the guilt and empathy I have for everyone. There's good in all of us and I think I simply love people too much, so much that it makes me feel too fucking sad. The sad little sensitive, unappreciative, Pisces, Jesus man. Why don't you just enjoy it? I dont know! I have a goddess of a wife who sweats ambition and empathy and a daughter who reminds me too much of what I used to be , full of love and joy , kissing every person she meets because everyone is good and will do her no harm. And that terrifies me to the point where I can barely function. I can't stand the thought of Frances becoming the miserable, self-destructive, death rocker that I've become. I have it good, very good, and I'm grateful, but since the age of seven, I've become hateful towards all humans in general. Only because it seems so easy for people to get along and have empathy. Only because I love and feel sorry for people too much I guess. Thank you all from the pit of my burning, nauseous stomach for your letters and concern during the past years. I'm too much of an erratic, moody, baby! I don't have the passion anymore, and so remember, it's better to burn out then to fade away. Peace, Love, Empathy Kurt Cobain Frances and courtney, I'll be at your altar. Pleas keep going Courtney, for Frances. For her life, which will be so much happier without me. I LOVE YOU, I LOVE YOU!

R.I.P. Kurt


Artinya kira2 begini:
“Karena ditulis oleh seorang yang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak-kanakan. Surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun. Setelah perkenalan pertamaku dengan, mungkin bisa dibilang nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti dengan tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis. Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap dibelakang panggung dan lampu-lampu dmulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku, laiknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. Semuanya saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di atas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung. Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, tuhan percayalah bahwa aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenagan yang kupunya ketika kecil. Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagai penggemar, tapi aku tetap tidak bisa lepas dari rasa frustasi, perasaan bersalah pada diriku sendiri, dan empatiku pada semua orang. Semua orang punya sisi baik dan miliku adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang. Saking cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah jesus man, seorang pices yang lemah, peka, tidak tahu terima kasih, dan sedih. Kenapa kamu nggak menikmatinya saja? Nggak tahu. Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia temui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker yang busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang. Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul,dan berempati. Empati! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angina-anginan dan plin-plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis, dari pada memudar.”

Peace, Love, Empahty
kurt Cobain

Frances and Courtney, I'll be at your alter.
Please keep going Courtney, for Frances.
For her life, which will be so much happier without me.

I LOVE YOU, I LOVE YOU..!!

4.01.2011

April Mop: Hari Dimana Umat Islam Dibantai



Maret akan segera usai. Bulan April menjelang. Ada suatu kebiasaan jahiliah yang patut kita waspadai bersama sebagai seorang Muslim; 1 April sebagai hari April Mop. April Mop sendiri adalah hari di mana orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Tapi tahukah Anda apakah April Mop itu sebenarnya?
Sejarah April Mop
Sebenarnya, April Mop adalah sebuah perayaan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib yang dilakukan lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekadar hiburan atau keisengan belaka.
Biasanya orang akan menjawab bahwa April Mop—yang hanya berlaku pada tanggal 1 April—adalah hari di mana kita boleh dan sah-sah saja menipu teman, orangtua, saudara, atau lainnya, dan sang target tidak boleh marah atau emosi ketika sadar bahwa dirinya telah menjadi sasaran April Mop. Biasanya sang target, jika sudah sadar kena April Mop, maka dirinya juga akan tertawa atau minimal mengumpat sebal, tentu saja bukan marah sungguhan.
Walaupun belum sepopuler perayaan tahun baru atau Valentine's Day, budaya April Mop dalam dua dekade terakhir memperlihatkan kecenderungan yang makin akrab di masyarakat perkotaan kita. Terutama di kalangan anak muda. Bukan mustahil pula, ke depan juga akan meluas ke masyarakat yang tinggal di pedesaan. Ironisnya, masyarakat dengan mudah meniru kebudayaan Barat ini tanpa mengkritisinya terlebih dahulu, apakah budaya itu baik atau tidak, bermanfaat atau sebaliknya.
Perayaan April Mop berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan? April Mop, atau The April's Fool Day, berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 M, atau bertepatan dengan 892 H.
Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walaupun sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah barat yang berupa pegunungan. Islam telah menerangi Spanyol.
Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan saja beragama Islam, namun sungguh-sungguh mempraktikkan kehidupan secara Islami. Tidak saja membaca Al-Qur'an, namun bertingkah-laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.
Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol.
Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yakni dengan pertama-tama melemahkan iman mereka melalui jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca Al Qur'an. Mereka juga mengirimkan sejumlah ulama palsu untuk meniup-niupkan perpecahan ke dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.
Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan salib. Penyerangan oleh pasukan salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang dibantai, tetapi juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua. Satu-persatu daerah di Spanyol jatuh.
Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara salib terus mengejar mereka. Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara salib mengetahui bahwa banyak muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka.
Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Namun beberapa dari orang Muslim diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah disediakan, mereka pun segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar meninggalkan Spanyol.
Keesokan harinya, ribuan penduduk muslim Granada keluar dari rumah-rumah mereka dengan membawa seluruh barang-barang keperluan, beriringan berjalan menuju ke pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai pasukan salib, memilih bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumah mereka. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika mereka membakari rumah-rumah tersebut bersama dengan orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.
Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan, hanya bisa terpana ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dengan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang para tentara salib telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.
Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara salib segera membantai umat Islam Spanyol tanpa rasa belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman.
Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The April's Fool Day). Pada tanggal 1 April, orang-orang diperbolehkan menipu dan berbohong kepada orang lain. Bagi umat kristiani, April Mop merupakan hari kemenangan atas dibunuhnya ribuan umat Islam Spanyol oleh tentara salib lewat cara-cara penipuan. Sebab itulah, mereka merayakan April Mop dengan cara melegalkan penipuan dan kebohongan walau dibungkus dengan dalih sekedar hiburan atau keisengan belaka.
Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya se-iman disembelih dan dibantai oleh tentara salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas juga ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, 5 abad silam.
Jadi, perhatikan sekeliling Anda, anak Anda, atau Anda sendiri, mungkin terkena bungkus jahil April Mop tanpa kita sadari. (source: http://www.eramuslim.com)

3.01.2011

di sore ini ada marah

Telah lama kubungkus cerita itu dengan rapi didalam sebuah kantong plastik,
merekatnya erat- erat dengan selotip kebencian,
memasukannya ke dalam sebuah kotak baja,
menguncinya dengan gembok dendam,
Lalu menguburnya dalam- dalam di dasar samudera!

Lalu di sore yang berbeda aku menyadari bahwa hidup tak semestinya selalu di isi dengan kemarahan.
Sebenarnya hidup akan lebih berarti jika aku dapat menerima suatu kemarahan, membungkusnya dengan kebaikan, lalu mengembalikannya dengan senyuman.... (peun!)

2.20.2011

Hari ini (20 Februari 2011) 44 tahun lalu (20 Februari 1967)


Kurt Cobain



Kurt Cobain lahir di rumah sakit umum Gray's Harbor pada tanggal 20 Februari 1967, hidup dan dibesarkan di pinggiran kota Seattle, dengan nama Kurt Donald Cobain.
Masa kecil hidupnya pada awalnya cukup menyenangkan, sesuai dengan hidup kebanyakan anak kecil pada masanya. Orang tuanya sendiri termasuk tipikal common people di Amerika, pekerja kelas menengah, dengan gaya hidup biasa, dandanan biasa ... seperti ayahnya yang selalu bergaya ala Buddy Holly. Pada intinya salah satu fase Kurt masa kecil adalah Kurt yang bahagia yang doyan musik pop dan hal hal populer lainnya. Namun dalam keluarga besar Kurt sendiri sudah membawa benih benih suicide. Beberapa kerabatnya, salah satunya yaitu paman Kurt sendiri meninggal dengan cara menembak kepalanya dengan shoot gun. Dan kelak fenomena ini dikatakan oleh Kurt sebagai suicide gen.

Keluarga Kurt Cobain ini kemudian mengalami perceraian, sebuah fenomena besar yang cukup mengubah kejiwaan Kurt Cobain secara mendalam. Bahkan sebelumnya Kurt dan adik perempuannya Kimberly sering menyaksikan ayah dan ibunya bertengkar. Hal-hal tersebut berimbas kepada kejiwaan Kurt kecil, dimana kemudian ia memendam traumatis mendalam terhadap ayahnya [kelak terdapat sebuah lagu Nirvana tentang ayah Kurt yaitu Been a Soon], dan juga menderita apa yang sering dibilang orang psikologi Histeria Complex. Bagi seorang penderita trauma kejiwaan seperti ini, akan sangat wajar jika kemudian Kurt di masa depannya sering berbohong baik kepada publik maupun secara personal. Karena kebohongan ini adalah salah satu self defense mechanism dari dirinya. Salah satu lagu Nirvana yang benar benar mencerminkan trauma mental Kurt yaitu Lithium dan juga Rape Me.

Disinilah Kurt mulai mengalami manic depressive, lebih pendiam, tertutup [dimana dia lebih banyak terbuka untuk berbicara hanya kepada beberapa teman terdekatnya salah satunya Kris Novoselic, bassistnya Nirvana sekaligus teman SMA dan juga kepada Puff, kucing hitam piaraannya yang kemudian hilang]. Dan ketika menginjak remaja, Kurt mulai mengalami masa masa berantakan dalam hidupnya. Ia memang tinggal dengan ibunya, namun lebih sering lagi tinggal bersama teman-temannya dalam sebuah rumah kontrakan kumuh di pinggiran kota Seattle. Ia sendiri adalah seorang yang putus sekolah. Ia menghabiskan hari dengan bercanda bersama teman temannya, mabuk dengan menggunakan berbagai hal hal yang ditemuinya, serta bekerja sebagai pembersih kolam renang dan kandang anjing. Kurt yang mulanya adalah seorang poppies, kemudian mulai mendengarkan musik metal sebagai bentuk sublimasi kemarahannya. Dan di kemudian hari karena berbagai hal, ia membenci musik metal dan kemudian terjebak untuk hidup bohemian di kultur punk. Berbagai pengaruh musik dalam hidupnya seperti hal-hal sentimentil ala poppies, distorsi berat dan kemarahan ala metal, dan pemberontakan serta kebebasan ala kaum punk, yang di kemudian hari mengental dalam lagu lagu Nirvana, dan menjadi salah satu ciri khas yang memaksa kaum kritisi musik Inggris menyebutnya sebagai "grunge". Dan di buku More Than Noise - Philosophy of Punk, menuliskan bahwa Nirvana adalah produk akhir dari kultur punk yang sebenar benarnya.
Tetapi bakat seni yang mengalir dalam darahnya tidak pernah diam. Saat masih bersekolah dulu, Kurt selalu mendapat nilai yang baik untuk mata pelajaran seni. Bahkan ketika ia tinggal di sebuah rumah petak bersama pacarnya yang pertama yaitu Molly, ia selalu membuat artwork dan kolase yang ditempelkan di tembok-tembok rumah.Kurt ini emang terbilang aneh, yaitu kolase gambar gambar alien, ufo, potongan mayat, dll. Dan tidak jarang Molly suka iseng terhadap artwork-artwork Kurt yaitu dengan menambahkan pesan pesan pribadi dan sentimentil kedalam artwork Kurt seperti "wake up cutie, do washing & take our clothes to laundry, and don't forget ... tonight we must make love". Btw bakat seni inilah yang membuatnya tetap menulis lagu dan dimainkan bersama teman temannya. Kesempatan bermain pertama datang kemudian di salah satu bar kecil di pusat kota Seattle. Disini hanya 4 orang yang menonton Kurt, mereka bingung dengan apa jenis aliran musik yang Kurt bawakan, dan hanya bengong saja ketika Kurt melakukan aksi panggung yang di kemudian hari dikenal sebagai "stage diving" [melompat dari panggung dan buang diri kearah penonton].

Namun mereka tetap berniat untuk terus ngeband. Waktu itu Nirvana belum menjadi nama band mereka. Namun seringnya mereka bermain, salah satunya di Olympia Stadium di pusat kota Seattle, cukup membesarkan mereka.Disinilah mereka pernah hampir main bareng Van Halen, namun Kurt terlanjur kurang suka sama Van Halen karna dulu dia pernah meminta Eddie untuk jam session dengannya tapi tidak ditanggapi.

Mereka lalu mulai seruis mencari nama band, ketika seorang produser dari Sub Pop Record menawarkan untuk membidani kelahiran album mereka. Dan Kurt lah yang mengusulkan nama Nirvana, yang merupakan bentuk ketertarikannya terhadap pemahaman Buddha. Sekedar catatan juga bentuk lain ketertarikannya terhadap paham Buddha itu, yaitu ia menamakan teman imajinernya Boddhah. Tapi bukan Kurt namanya kalo gak doyan becandaan dengan nama dan istilah. Bahkan ketika album mereka selesai direkam dan dimixing, saat itulah kurt mendapatkan nama buat judul albumnya yaitu Bleach. Nama Bleach ini jangan dianggap serius artinya, karena hanya sebuah tulisan di signboard yang dibaca Kurt sewaktu mereka melakukan perjalanan ke Washington bersama band nya.

Yang jelas semenjak album Bleach lahir, perhatian dunia mulai beralih ke dirinya, dan kurt kemudian semakin dalam terjun dalam kehidupan punk. Pada fase ini, Kurt putus dengan Molly. Kalo boleh disimpulkan, sebenarnya Molly adalah tipe perempuan yang merupakan selera kurt dalam segala hal, kecuali bahwa Molly sebelumnya tidak pernah mengalami kehidupan berantakan seperti hidupnya. Dan perbedaan ini cukup signifikan bagi hubungan mereka, sampai akhirnya putus.
Pasca berakhirnya hubungan kurt dengan Molly, ada sebuah ilusi dalam pikiran bawah sadar Cobain yang seakan berbisik bahwa ia harus mendapatkan perempuan yang lebih baik dari Molly dalam artian seseorang yang juga bohemian. Dan ilusi ini terwujud dalam sosok perempuan vokalisnya band punk rock cewek yaitu Bikini Kill.

Namun imbas Kurt menjadi artis terkenal dan pemikiran pemberontakan ala punk, kemudian berakibat juga kepada hubungannya dengan pacarnya. Seperti kita tahu bahwa Nirvana dalam album Nevermind sangat meledak dan mendunia, sementara pemikiran punk itu sangat anti kapitalis, dan ditambah pacar kurt saat itu bisa dibilang fanatik terhadap ideologi punk.

Pertemuan pertama Kurt dengan Courtney Love terjadi pada salah satu tur Nirvana. Disitu Hole [bandnya Courtney] tampil sebagai pembuka. cara mereka kenalan bisa dibilang sangat unik, dimana Kurt yang punya badan kurus itu harus "bergulat" melawan Courtney yang badannya lebih bongsor ketimbang Kurt, saat mereka bercanda di backstage. Dan disitu Kurt berantem ala wrestling sama Courtney, hanya untuk bisa kenalan aja.
Anyway... masa-masa Kurt Cobain ngejar Courtney ini menjadi salah satu awal penyebab bentrok personal antara Kurt & Nirvana versus Billy Corgan dan Smashing Pumpkins. Hal ini karena kurt yang benar-benar jatuh cinta dengan Courtney [dimulai semenjak Cobain pertama kali nonton video stripteasenya Courtney] disisi lain kurt harus jadi rivalnya Billy Corgan yang duluan kenal Courtney dan pengen ngejadiin Courtney sekedar grupisnya Smashing Pumpkins. Dan Courtney ini sebenarnya gak jauh beda sama Molly, kecuali dalam hal bahwa Courtney Love pernah ngalamin kehidupan berantakan yang kurang lebih sama kayak hidupnya Cobain. Dan persamaan inilah yang bikin Kurt merasa benar-benar diterima seutuhnya sebagai manusia. Semenjak saat itu mereka emang pacaran, dan kadang cara-cara mereka berkomunikasi itu sangat aneh. cara mengungkapkan perasaan mereka sangat aneh,menukarkan potongan rambut & surat cinta adalah ciri khas dari hubungan mereka. Bahkan keanehan keanehan hubungan mereka ini berlanjut juga saat mereka menikah. Cobain pernah mengatakan saat diinterview oleh sebuah majalah "Courtney is the greatest bitch that i wanna fuck everyday". Ini adalah salah satu cara Kurt untuk bilang kalau dia akan menikahi Courtney secara resmi.

Dan memang Courtney ini menyita perhatian Kurt. Saat mereka menikah, di salah satu tur Nirvana, di kamar hotel pasca manggung. Disitu Kurt mengusir semua temannya yang berniat mengajak Kurt mabuk dengan heroin, bahkan juga cleaning service hotel yang akan bertugas terpaksa mengurungkan niatnya.karna sesuatu yg tertulis di depan pintu kamar hotel mereka yaitu "Do Not Ever Disturbed, We're Fuck... !!!"

Album In Utero merupakan sebuah perjalanan panjang dan penuh menyimpan transisi hidup Kurt. Dari bayi kecil yang penuh kemarahan dan berenang dalam dunia industri penuh gelimang uang [lihat sampul albumnya Nevermind] hingga kepada sebuah bentuk kedewasaan dan pengakuan diri Kurt yang tidak mampu melawan dunia, serta berharap untuk tidak pernah dilahirkan [lihat sampul albumnya In Utero]. Banyak lirik lirik keren dalam lagu lagu di album In Utero, kayak Lithium yang Berbicara soal manic depressive Kurt, Rape Me soal traumaticnya Kurt, dan salah satu yang paling jenius adalah Heartshaped Box. Heartshaped Box adalah cara paling aneh dan paling cerdas dari mengungkapkan rasa sayang Kurt terhadap Courtney. Bahkan dalam album ini, pada penggarapan video klip ada salah satu tata cara artistik baru dalam pengambilan gambar yang diperkenalkan oleh Kurt. Yaitu membenturkan diri ke kamera, atau lewat tali dan alat alat tertentu menarik kamera agar membentur dirinya.

Album ini meledak dan oleh kritikus musik disebut merupakan salah satu album paling jenius dalam sejarah musik. Sekaligus juga penanda mulai dekadensi Nirvana dalam sejarah musik mereka. Disini kecanduan heroin Cobain semakin parah, bahkan masuk level tak tersembuhkan. Tercatat disini ia mulai keluar masuk panti rehabilitasi, namun tetap gak sembuh sembuh. Ada satu hal yang lucu yang terjadi saat ia di panti rehab. Nirvana yang biasa jadi perusuh konsernya GNR bahkan sering ngerusakin alatnya GNR dan berkelahi dengan Axl dan Duff, saat mereka sama sama masuk di panti rehab, malahan bercanda bareng. Di samping itu traumatic mentalnya Kurt juga semakin meningkat karena ingatan-ingatan personal masa lalu yang selalu muncul saat Kurt menggunakan narkoba. Drugs don't works anymore ... and Drugs isn't heaven anymore ... Bahkan Kurt seringkali sensitif dalam hal hal kecil dalam kehidupan sehari hari. Contohnya saat tidak sengaja ia melihat seekor kucing hitam melintas di jalan, ia teringat kucingnya Puff, kucing piaraan sekaligus teman bicara di masa kecilnya yang hilang. Dan jika seperti ini, ia bisa merenung berjam jam dan inget masa masa lalu. Pada fase ini, Kris Novoselic dan Dave Grohl sudah mencium tanda bahwa Nirvana akan bubar. Dan memang semenjak ini Nirvana mengalami kemunduran dan puncaknya adalah saat Kurt meninggal.

Beberapa hari menjelang Kurt bunuh diri, dia menghilang, baik dari keluarganya [Courtney dan Frances Bean, anaknya], dari Nirvana, dan dari pers. Bahkan tidak hanya keluarga yang mencari keberadaan Kurt, Ironis nya orang yang pernah berseteru dengan Kurt yaitu Duff McKagan [bassistnya GNR] ikut membantu. Hingga kemudian mereka menemukan Kurt sudah menjadi mayat di rumahnya. Tata cara bunuh diri Kurt sendiri masih misterius.

Hari itu, 5 April 1994, di iringi lagu automatic for the people-nya R.E.M, dia menghisap Camel Light's nya yang terakhir. dan meminum beberapa teguk Barq's. Diluar mendung mulai tampak, seperti pertama kehadirannya didunia ini, 27 tahun,satu bulan, dan 16 hari yang lalu. Kurt mengambil kotak cerutunya dan mengeluarkan plastik kecil yang berisi heroin black tar ala meksiko seharga 100 dolar, merupakan sejumlah heroin yang banyak. dia mengambil setengahnya dan meletakkannya diatas sendok. secara cermat dan ahli, Kurt menyiapkan heroin dan alat suntiknya, menyuntikan nya diatas tato huruf "K". Dia meletakkannya kembali ke kotak dan merasakan dirinya terbang. dengan nafas yang terasa semakin berat, kurt bergegas meraih senapannya, dan mengarahkannya tepat diatas langit-langit mulutnya. ini mungkin akan sangat keras dan menyakitkan, tapi dia sangat yakin akan hal itu, Dan kemudian dia pergi

Saat jasadnya ditemukan pada tanggal 8 April 1994, jasad Kurt sudah membusuk, salah satu sisi tengkoraknya hancur lebur oleh peluru kaliber 9 mm, dan wajah tampannya hampir tidak bisa dikenali lagi. Namun yang jelas kematiannya tidak hanya membuat Courtney Love meraung raung diatas jasadnya, namun juga semua orang orang terdekat Kurt juga kehilangan. Dari kedua orang tua Kurt, adik perempuannya Kim, kemudian Kris Novoselic, Dave Grohl dan kawan kawan, serta mantan pacar Kurt yaitu Molly yang datang dan berduka di upacara pemakaman Kurt Cobain. Bahkan disini Kris Novoselic sempat mengatakan sebuah pidato singkat pelepasan yang intinya mengenang kurt. Kata-kata Kris Novoselic yang terkenal ini yaitu "If You Have a Heart and You can play guitar, Then I'ts gonna be a great song". Kemudian kata kata inilah yang jadi quote memorial terhadap karir musik Kurt Cobain. Bahkan pasca meninggalnya Cobain ini, banyak remaja di berbagai belahan dunia yang selain berduka, juga ikutan bunuh diri karena mereka merasa kehilangan pahlawan mereka. Tercatat paling banyak di Australia, dimana hampir sekitar 1000 remaja bunuh diri dalam kurun waktu sebulan semenjak Cobain meninggal.

Kurt juga meninggalkan surat terakhirnya yang dtujukan untuk para fans, Nirvana, teman, Courtney Love dan Francess Been tentunya.
sebenarnya Kurt menulis 2 surat, tapi hanya 1 surat yang dipublikasikan

“Karena ditulis oleh seorang yang tolol kelas berat yang jelas-jelas lebih pantas menjadi seorang pengeluh yang lemah dan kekanak-kanakan. Surat ini seharusnya mudah dimengerti. Semua peringatan dari pelajaran-pelajaran punk rock selama bertahun-tahun. Setelah perkenalan pertamaku dengan, mungkin bisa dibilang nilai-nilai yang terikat dengan kebebasan dan keberadaan komunitas kita ternyata terbukti dengan tepat. Sudah terlalu lama aku tidak lagi merasakan kesenangan dalam mendengarkan dan juga menciptakan lagu sama halnya seperti ketika aku membaca dan menulis. Tak bisa dilukiskan lagi betapa merasa bersalahnya aku atas hal-hal tersebut. Contohnya, sewaktu kita bersiap dibelakang panggung dan lampu-lampu dmulai dipadamkan dan penonton mulai berteriak histeris, hal itu tidak mempengaruhiku, laiknya Freddie Mercury, yang tampaknya menyukai, menikmati cinta dan pemujaan penonton. Sesuatu yang membuatku benar-benar kagum dan iri. Masalahnya, aku tak bisa membohongi kalian. Semuanya saja. Itu tidak adil bagiku ataupun kalian. Kejahatan terbesar yang pernah kulakukan adalah menipu kalian dengan memalsukan kenyataan dan berpura-pura bahwa aku 100 persen menikmati saat-saat di atas panggung. Kadang aku merasa bahwa aku harus dipaksa untuk naik ke panggung. Dan aku sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu, sungguh, tuhan percayalah bahwa aku sungguh-sungguh melakukan itu, tapi ternyata itu tidak cukup. Aku menerima kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Tapi, aku hanya seorang narsis yang hanya menghargai sesuatu jika sesuatu itu sudah tidak ada lagi. Aku terlalu peka. Aku butuh sedikit rasa untuk bisa merasakan kembali kesenagan yang kupunya ketika kecil. Dalam tiga tur terakhir kami, aku mempunyai penghargaan yang lebih baik terhadap orang-orang, baik dalam kapasitasnya sebagai pribadi maupun sebagai penggemar, tapi aku tetap tidak bisa lepas dari rasa frustasi, perasaan bersalah pada diriku sendiri, dan empatiku pada semua orang. Semua orang punya sisi baik dan miliku adalah bahwa aku terlalu mencintai orang-orang. Saking cintanya itu membuatku merasa sangat sedih. Aku adalah jesus man, seorang pices yang lemah, peka, tidak tahu terima kasih, dan sedih. Kenapa kamu nggak menikmatinya saja? Nggak tahu. Aku punya istri yang bagaikan dewi yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkanku akan diriku sendiri di masa lalu. Penuh cinta dan selalu gembira, mencium siapa saja yang dia temui karena menurutnya semua orang baik dan tidak akan menyakitinya. Itu membuatku ketakutan sampai-sampai aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku tidak bisa membayangkan Frances tumbuh menjadi roker yang busuk yang suka menghancurkan diri sendiri dan menyedihkan seperti aku sekarang. Aku bisa menerimanya dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi aku telah mulai membenci semua orang sejak aku berumur tujuh tahun. Hanya karena mereka terlihat begitu mudah bergaul,dan berempati. Empati! Kupikir itu disebabkan karena cinta dan perasaanku yang yang terlalu besar pada orang-orang. Dari dasar perut mualku yang serasa terbakar, aku ucapkan terima kasih atas surat dan perhatian kalian selama ini. Aku hanyalah seorang anak yang angina-anginan dan plin-plan! Sudah tidak ada semangat yang tersisa dalam diriku. Jadi ingatlah, lebih baik terbakar habis, dari pada memudar.”

Peace, Love, Empahty
kurt Cobain

Frances and Courtney, I'll be at your alter.
Please keep going Courtney, for Frances.
For her life, which will be so much happier without me.

I LOVE YOU, I LOVE YOU..!!

Pada kematian Cobain, teori konspirasi yang berkembang adalah ia
dibunuh oleh Courtney Love, istrinya sendiri. Vokalis grup musik grunge
perempuan Hole itu memang dalam posisi kurang menguntungkan.

Love saat itu tengah berselisih dengan Cobain yang berencana
menceraikannya. Love dicurigai takut kehilangan warisan Cobain yang
sedang berjaya.

Spekulasi lain menyebutkan, Cobain dibunuh oleh sejumlah pelaku
industri rekaman yang banyak menaungi kepentingannya. Di antaranya
adalah Geffen Records. Mereka, konon, sengaja membunuh Cobain demi
menciptakan seorang rock hero baru.

Cobain ditemukan tewas di rumahnya di Lake Washington dengan sepucuk
pistol di sampingnya. Analisis polisi mengungkap, Cobain bersembunyi di
sudut flat, mengambil pistol, memasukkan benda itu ke ke mulutnya, dan
dor…! menekan pelatuknya.....

(dari berbagai sumber)